Polres Mesuji bersama Stakeholder Rakor Penanganan Karhutla 2026
- 30 Agt 2026 20:39 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Mesuji - Polres Mesuji bersama TNI, Pemerintah Daerah, dan jajaran stakeholder terkait menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Penanganan Karhutla Tahun 2026 di Aula Tri Brata Endra Dharma Laksana Polres Mesuji, Jumat 28 Agustus 2026. Pertemuan ini difokuskan untuk menyamakan persepsi dan penanganan bahaya kebakaran hutan serta lahan.
Rakor tersebut dihadiri jajaran Pemkab Mesuji, TNI, BPBD, Relawan Damkar, serta perwakilan perusahaan di wilayah setempat. Kapolres Mesuji memaparkan pemantauan tiga aplikasi penjejak yang mendeteksi empat titik panas aktif per 12 jam, yakni tiga titik di area PT Silva dan satu titik di PT BSMI.
Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus menegaskan penanganan karhutla membutuhkan sinergi dan kolaborasi kuat lintas instansi. Dampak karhutla dinilai tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan, ekonomi, pendidikan, serta berkonsekuensi hukum.
Langkah penanganan diprioritaskan pada upaya pencegahan, deteksi dini daerah rawan, peningkatan kesiapsiagaan personel, serta pengaktifan kembali pos pemantau perusahaan. Kepolisian juga menginstruksikan penyediaan sumur bor untuk mengatasi kendala lokasi titik api yang jauh dari sumber air.
Kapolres Mesuji AKBP Muhammad Firdaus menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh pihak dan menegaskan penegakan hukum tegas terhadap pelaku pembakaran lahan secara sengaja.
"Mari kita jadikan rapat koordinasi ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama," ujar Firdaus, dikutip Sabtu 29 Agustus 2026.
Penegakan hukum terukur disiapkan mendampingi kegiatan preemtif dan preventif di lapangan. Melalui penguatan sinergi ini, seluruh jajaran di Kabupaten Mesuji optimistis penanganan dan pencegahan karhutla tahun 2026 dapat berjalan optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....