ResQ-Net Karya Mahasiswa Lampung Bantu Operasi SAR
- 28 Agt 2026 09:46 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Inovasi teknologi komunikasi darurat untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan korban bencana berhasil dikembangkan mahasiswa Universitas Lampung. Sistem bernama ResQ-Net itu dirancang untuk membantu tim SAR tetap berkomunikasi di wilayah yang kehilangan jaringan seluler dan internet.
ResQ-Net dikembangkan oleh tim mahasiswa yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta atau PKM-KC. Inovasi tersebut menjadi solusi atas kendala komunikasi yang sering terjadi saat bencana melanda daerah terpencil maupun area blank spot.
Ketua tim pengembang, Isna Inun Wulan Sari, menjelaskan sistem ini menggabungkan perangkat pemancar, teknologi radio LoRa 433 MHz, GPS, gateway, dan aplikasi Command Center. Seluruh perangkat dapat beroperasi tanpa bergantung pada jaringan komersial.
Melalui teknologi mesh multi-hop, data dapat dikirim dari satu titik ke titik lain secara berantai hingga mencapai posko induk. Mekanisme tersebut memungkinkan komunikasi tetap berlangsung meski medan sulit dijangkau.
"Ketika jalur komunikasi langsung terhalang medan atau jarak, paket data dapat melompat secara estafet melalui node perantara hingga mencapai posko induk," ujarnya, Kamis, 27 Agustus 2026.
Data yang diterima gateway langsung ditampilkan pada Command Center secara real time. Petugas dapat memantau posisi personel, kondisi jaringan aktif, hingga menerima pesan darurat melalui sistem lokal.
Hingga Agustus 2026, tim telah menyelesaikan pembuatan dua unit ResQ-Node dan satu unit Gateway yang telah diuji pada tingkat perangkat keras. Pengembangan berikutnya difokuskan pada integrasi deteksi korban dan teknologi kecerdasan buatan yang dapat bekerja secara offline.
"Sistem ini juga dibekali mekanisme prioritas paket data darurat dan kemampuan self-healing yang secara otomatis mencari rute transmisi alternatif jika ada node yang terputus," ucapnya mengatakan.
Melalui pengembangan ResQ-Net, mahasiswa berharap teknologi tersebut dapat dimanfaatkan Basarnas maupun relawan kebencanaan dalam operasi lapangan. Inovasi ini menjadi contoh pemanfaatan riset terapan untuk mendukung keselamatan masyarakat saat menghadapi situasi darurat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....