Marudin Dorong Generasi Muda Jadi Pelaku Pelestarian Seni Tari Lampung

  • 23 Agt 2026 15:10 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Sanggar Maruladiva Lampung Utara terus mendorong generasi muda untuk mengenal, mempelajari, sekaligus melestarikan seni tari tradisional Lampung melalui ruang belajar yang terbuka bagi masyarakat serta pengemasan kesenian yang menyesuaikan perkembangan zaman. Upaya tersebut dinilai penting agar seni budaya daerah tetap memiliki tempat di tengah arus globalisasi dan modernisasi yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda.

Pimpinan Sanggar Maruladiva Lampung Utara, Marudin, S.Pd., mengatakan sanggar yang dipimpinnya terbuka bagi siapa saja yang memiliki minat untuk belajar dan mengembangkan kemampuan di bidang seni, khususnya tari tradisional Lampung. Menurutnya, tari dapat menjadi salah satu ruang efektif untuk memperkenalkan nilai-nilai tradisi dan budaya Lampung kepada generasi muda secara lebih luas sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap kebudayaan daerah.

Marudin menjelaskan, keberadaan Sanggar Maruladiva berawal dari kegelisahan sekaligus hobinya sebagai seorang penari yang kemudian berkembang menjadi keinginan untuk meneruskan kemampuan dan pengalaman yang dimilikinya kepada generasi berikutnya. Pengalaman mengikuti berbagai kegiatan kepemudaan di sejumlah daerah membuatnya berpikir bahwa kemampuan menari tidak cukup hanya dikuasai secara pribadi, tetapi perlu diwariskan melalui proses pembinaan yang berkelanjutan hingga akhirnya mendorongnya mendirikan sanggar.

Ia menilai seni tari memiliki keunikan tersendiri dan relatif mudah diterima oleh berbagai kalangan karena dapat disampaikan melalui gerak, musik, serta penampilan yang menarik. Oleh sebab itu, generasi muda perlu diberikan kesempatan yang lebih luas untuk mengenal dan mempelajari tari tradisi, khususnya tari Lampung, sehingga kesenian daerah tersebut tidak hanya dikenal atau dinikmati oleh kelompok masyarakat tertentu.

Menurut Marudin, pelestarian seni budaya membutuhkan semangat, antusiasme, dan keterlibatan aktif dari generasi muda agar tradisi tidak berhenti pada sekadar pengetahuan tentang masa lalu. Di tengah perkembangan era globalisasi dan modernisasi, tradisi harus terus dibawa, dikenalkan, dan ditampilkan kepada masyarakat melalui berbagai ruang agar keberadaan seni budaya Lampung tetap diketahui serta memiliki daya tarik bagi generasi sekarang.

Sanggar Maruladiva juga berupaya mengemas pembelajaran dan pertunjukan seni tradisional dengan cara yang tetap menarik tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat generasi muda merasa lebih dekat dengan kesenian tradisional sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk mengembangkan kreativitas melalui proses belajar dan berkarya.

Marudin berharap generasi muda Lampung tidak hanya menjadi penonton dalam pelestarian budaya, tetapi turut mengambil peran sebagai pelaku sekaligus penjaga kesenian daerah. Ia menilai kesenian Lampung memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat yang lebih luas, tidak hanya di tingkat daerah dan nasional tetapi juga hingga ke tingkat internasional.

Melalui keberadaan Sanggar Maruladiva, Marudin berharap semakin banyak anak muda yang memiliki kesempatan untuk belajar, mencintai, dan ikut menjaga seni tari tradisional Lampung secara berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan bersama sehingga generasi saat ini dapat menjadi penghubung yang memastikan warisan seni Lampung tetap hidup dan dikenal oleh generasi yang akan datang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....