Mahasiswa Lampung Didorong Jadi Penggerak Perubahan

  • 28 Sep 2026 14:54 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Mahasiswa didorong untuk mengambil peran dalam menyelesaikan berbagai persoalan di lingkungan masyarakat melalui kemampuan, kreativitas, dan bidang keahlian yang dimiliki. Peran tersebut dapat diwujudkan melalui kewirausahaan, inovasi pendidikan, pengembangan teknologi, hingga kegiatan sosial.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan mahasiswa memiliki ruang yang luas untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi tidak harus berorientasi menjadi pegawai pemerintah, karena terdapat berbagai peluang untuk menciptakan manfaat melalui bidang yang ditekuni.

“Membangun daerah bukan berarti semua lulusan harus menjadi pegawai pemerintah atau PNS. Mahasiswa punya ruang bergerak yang sangat luas untuk menjadi pengusaha, pencipta konten, hingga inovator pendidikan yang langsung memberikan dampak sosial di masyarakat,” ujar Jihan, Senin 28 September 2026.

Menurut Jihan, mahasiswa perlu memiliki kepekaan terhadap persoalan yang terjadi di lingkungan sekitar. Kemampuan melihat masalah kemudian merancang solusi menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang mampu memberikan kontribusi nyata.

Kampus juga memiliki peran dalam membangun pola pembelajaran yang mendorong mahasiswa mengembangkan gagasan dan menerapkannya di tengah masyarakat. Pengalaman tersebut dapat membantu mahasiswa memahami kebutuhan masyarakat sekaligus mengasah kemampuan bekerja sama dan menyelesaikan masalah.

Ketua STKIP PGRI Bandar Lampung Wayan Satria Jaya mengatakan mahasiswa perlu dipersiapkan menjadi insan pendidik sekaligus pembawa perubahan. Perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan masyarakat membuat mahasiswa perlu memiliki kemampuan beradaptasi serta kemauan untuk terus mengembangkan kompetensi.

“Harapan kami, mahasiswa dapat menjadi insan pendidik dan pembawa perubahan yang lebih baik di masa depan,” ujar Wayan.

Kontribusi mahasiswa dapat dimulai dari lingkungan terdekat dengan mengidentifikasi kebutuhan dan persoalan yang dapat ditangani sesuai kapasitas mereka. Langkah tersebut diharapkan membangun pengalaman sekaligus menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap perkembangan masyarakat dan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....