Literasi Digital, Tameng Pelindung di tengah Pesatnya Perkembangan Teknologi
- 11 Agt 2026 23:05 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Literasi digital dinilai menjadi salah satu tameng penting bagi masyarakat dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi di ruang digital.
Dosen Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Lampung, Zaimasuri, M.I.Kom, mengatakan kemampuan menggunakan teknologi perlu diimbangi dengan kecakapan dalam memilah dan menyaring informasi.
Menurut Zaimasuri, masyarakat saat ini tidak cukup hanya mampu mengakses informasi melalui media sosial maupun berbagai platform digital. Pengguna juga perlu memastikan kebenaran informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.
“Teknologi harus digunakan secara bijak. Masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk menyaring informasi, terutama sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain,” ujar Zaimasuri dalam dialog radio.
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi memberikan banyak kemudahan dalam memperoleh dan menyebarkan informasi. Namun, kondisi tersebut juga membuka peluang semakin cepatnya penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks.
Karena itu, masyarakat perlu membangun kebiasaan untuk tidak langsung mempercayai setiap informasi yang diterima. Informasi yang dianggap meragukan sebaiknya diperiksa terlebih dahulu dengan membandingkannya dengan sumber yang kredibel.
Zaimasuri menilai literasi digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengoperasikan perangkat teknologi. Lebih dari itu, literasi digital mencakup kemampuan berpikir kritis, memahami informasi, serta mempertimbangkan dampak sebelum melakukan aktivitas di ruang digital.
Kemampuan tersebut menjadi semakin penting seiring dengan tingginya penggunaan media sosial sebagai salah satu sumber informasi masyarakat.
Di tengah kondisi tersebut, masyarakat juga diharapkan tidak mudah terpancing oleh konten yang bersifat provokatif, terutama informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
Menurut Zaimasuri, kebiasaan menyaring informasi sebelum membagikannya merupakan salah satu bentuk tanggung jawab pengguna teknologi dalam menciptakan ruang digital yang lebih sehat.
Selain masyarakat, upaya meningkatkan literasi digital juga membutuhkan peran keluarga, lembaga pendidikan, pemerintah, dan berbagai pihak terkait.
Edukasi mengenai penggunaan teknologi secara bijak perlu dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga mampu menjadi pengguna teknologi yang kritis dan bertanggung jawab.
Dengan literasi digital yang baik, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk berbagai kebutuhan positif sekaligus mengantisipasi risiko yang muncul di ruang digital.
Teknologi akan terus berkembang, tetapi kecerdasan dan kebijaksanaan penggunanya tetap menjadi kunci dalam menentukan manfaatnya bagi kehidupan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....