Pasokan Pangan di Kota Bandarlampung Tetap Terjaga
- 07 Agt 2026 07:33 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pergerakan harga sejumlah komoditas pangan di Kota Bandarlampung masih mengalami fluktuasi dalam beberapa waktu terakhir. Meski demikian, pasokan bahan pokok di pasar tradisional tetap tersedia dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Kenaikan harga terlihat pada beberapa komoditas hortikultura, terutama cabai merah dan cabai rawit. Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat karena berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari.
Di tingkat pedagang, aktivitas jual beli masih berlangsung normal. Pasokan dari daerah pemasok juga terus berdatangan sehingga tidak terjadi kelangkaan barang di pasar.
Pedagang sayur di Pasar Tugu Bandarlampung, Tri, mengatakan harga cabai merah saat ini berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram. Sementara cabai rawit dijual sekitar Rp65 ribu per kilogram.
"Harga cabai memang naik dibandingkan sebelumnya, tetapi pasokannya masih ada dan pembeli juga tetap berbelanja seperti biasa," ucap Tri, Kamis, 6 Agustus 2026.
Menurut Tri, kenaikan harga dipengaruhi kondisi pasokan dari daerah sentra produksi yang belum sepenuhnya stabil. Meski demikian, stok berbagai kebutuhan pokok masih tersedia untuk memenuhi permintaan masyarakat.
Selain cabai, komoditas bawang merah dan bawang putih dinilai relatif lebih stabil. Ketersediaan kedua komoditas tersebut juga masih cukup di tingkat pedagang.
Tri menjelaskan pasokan bawang dari luar daerah masih berjalan lancar. Kondisi itu membantu menjaga harga tetap terkendali di tengah perubahan harga beberapa komoditas lainnya.
"Untuk bawang merah dan bawang putih stoknya masih aman. Kami berharap distribusi dari daerah pemasok tetap lancar agar harga pangan tetap stabil," ujarnya.
Pedagang berharap kondisi distribusi dan produksi pangan dapat terus terjaga dalam beberapa waktu ke depan. Dengan pasokan yang tetap tersedia, kebutuhan masyarakat di Kota Bandar Lampung diharapkan dapat terpenuhi tanpa hambatan berarti.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....