Itera Dorong Kerupuk Wader Jadi Produk Unggulan

  • 07 Agt 2026 07:35 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Pengembangan kerupuk ikan wader menjadi fokus kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan Program Studi Teknologi Industri Pertanian Itera di Tiyuh Gunung Katun Tanjungan. Pendampingan diberikan untuk meningkatkan nilai ekonomi produk yang dikelola BUMTi Berkah Jaya.

Kegiatan tersebut diprakarsai oleh tim dosen TIP Itera yang terdiri dari Untung Trimo Laksono, Deni Subara, Dyah Putri Larassati, dan Elfa Susanti Thamrin. Program tersebut juga melibatkan mahasiswa KKN serta masyarakat setempat.

Kepalo Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Laily, menyampaikan harapannya agar pendampingan yang dilakukan dapat memberikan manfaat jangka panjang. Masyarakat ingin produk kerupuk ikan wader memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

"Kami berharap kegiatan ini dapat ditindaklanjuti terutama terkait peningkatan nilai ekonomi dan pengemasan produk ke depannya," ucap Laily, Kamis, 6 Agustus 2026.

Kaprodi TIP Itera, Untung Trimo Laksono, menjelaskan pemanfaatan ikan wader memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Potensi tersebut perlu didukung dengan inovasi dan penguatan usaha masyarakat.

"Kegiatan ini merupakan lanjutan teknologi terkait pemanfaatan ikan wader dengan harapan bisa bermanfaat untuk bisnis yang berjalan," ujar Untung Trimo Laksono.

Selain memperkenalkan teknologi pengeringan, tim dosen juga memberikan berbagai masukan terkait pengembangan produk. Pendampingan dilakukan agar usaha yang dijalankan masyarakat dapat berkembang secara berkelanjutan.

Dyah Putri Larassati dan Elfa Susanti Thamrin turut mendukung proses transfer pengetahuan kepada anggota BUMTi. Kegiatan tersebut diharapkan mendorong lahirnya produk unggulan khas daerah.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, kerupuk ikan wader diharapkan semakin dikenal luas. Produk tersebut juga berpotensi memperkuat identitas Tiyuh Gunung Katun Tanjungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....