Bawang Merah dan Cabai Picu Deflasi Lampung Juli 2026
- 05 Agt 2026 14:35 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung mencatat perkembangan Indeks Harga Konsumen mengalami deflasi bulanan sebesar 0,49 persen pada Juli 2026. Penurunan harga komoditas pangan utama menjadi pemicu terbesar terjadinya penurunan Indeks Harga Konsumen daerah.
Penurunan harga paling tajam terjadi pada kelompok makanan minuman serta tembakau dengan andil deflasi 0,59 persen. Penurunan harga bahan pokok tersebut berpengaruh signifikan terhadap dinamika perekonomian masyarakat Lampung secara menyeluruh.
Pranata Komputer Ahli Madya BPS Lampung Hermawan Prasetyo menjelaskan bawang merah dan cabai merah penyumbang utama deflasi. Penurunan harga komoditas pangan segar tersebut membantu menjaga daya beli masyarakat di daerah.
"Bawang merah memberikan andil deflasi terbesar mencapai 0,23 persen pada Juli 2026," ujar Hermawan, Selasa 4 Agustus 2026.
Meskipun secara bulanan deflasi inflasi tahunan Lampung tercatat 1,76 persen atau lebih rendah dari Juni. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya menjadi penyumbang inflasi tahunan tertinggi akibat kenaikan emas.
Komoditas bensin dan beras juga memberikan andil inflasi secara tahunan di empat kabupaten kota sampel. Lampung Timur mencatatkan deflasi bulanan terdalam yakni mencapai 1,06 persen dibanding daerah lain.
Stabilisasi harga komoditas pangan diharapkan terus terjaga demi mendukung pemulihan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan. Pemerintah daerah bersama BPS memantau pergerakan harga pasar secara rinci setiap bulan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....