Investasi Lampung Semester I 2026 Capai Rp7 Triliun, Target Tahunan Terus Dikejar
- 04 Agt 2026 09:58 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Pemerintah Provinsi Lampung optimis mampu mencapai target investasi tahun ini setelah realisasi investasi pada semester I 2026 mencapai sekitar Rp7 triliun atau 44 persen dari target tahunan sebesar Rp16,2 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Lampung, Samsurijal, mengatakan capaian tersebut menjadi sinyal positif di tengah kondisi ekonomi global dan nasional yang masih menghadapi berbagai tantangan.
"Alhamdulillah khususnya investasi di Provinsi Lampung menunjukkan perkembangan yang baik. Tahun 2026 ini target investasi yang diberikan pemerintah pusat mencapai sekitar Rp16,2 triliun. Hingga semester I atau Triwulan I dan II, kita sudah mencapai sekitar Rp7 triliun atau sekitar 44 persen," kata Samsurijal dalam dialog Program Pemda Menyapa di RRI Bandar Lampung, Selasa, 4 Agustus 2026.
Menurut Samsurijal, target investasi Lampung tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya karena keberhasilan provinsi tersebut melampaui target investasi pada 2025.
Dia menjelaskan, pada 2025 pemerintah pusat melalui Kementerian Investasidan Hilirisasi/BKPM menetapkan target investasi sebesar Rp10,2 triliun. Namun hingga akhir Desember 2025, realisasi investasi di Lampung mencapai sekitar Rp15,2 triliun, atau sekitar 48 hingga 49 persen di atas target.
"Capaian sebesar Rp15,2 triliun itu merupakan realisasi investasi tertinggi di Provinsi Lampung dalam lima tahun terakhir. Karena itu pemerintah pusat kembali menaikkan target investasi Lampung pada 2026," jelasnya.
Samsurijal menilai capaian investasi tersebut menunjukkan kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Lampung yang terus membaik. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan tren positif investasi menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dia berharap realisasi investasi pada semester II dapat terus meningkat sehingga target tahunan sebesar Rp16,2 triliun dapat tercapai.
"Ini cukup menggembirakan karena di tengah situasi kondisi ekonomi yang belum baik, baik kondisi ekonomi global maupun nasional, Provinsi Lampung tetap mampu memberikan kontribusi investasi yang cukup signifikan," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....