Diiringi Pedang Pora, AKBP M. Yunnus Saputra Tinggalkan Polres Pringsewu

  • 04 Agt 2026 10:26 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pringsewu - Suasana haru menyelimuti halaman Mapolres Pringsewu saat AKBP M. Yunnus Saputra, S.I.K., M.Sc. resmi mengakhiri pengabdiannya sebagai Kapolres Pringsewu, Senin 3 Agustus 2026. Setelah hampir dua tahun memimpin, perwira menengah Polri itu dilepas melalui tradisi pedang pora yang menjadi simbol penghormatan atas dedikasi dan pengabdiannya.

Prosesi pelepasan diawali dengan apel farewell yang diikuti seluruh personel Polres Pringsewu. Bertindak sebagai pembina apel, AKBP M. Yunnus Saputra menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama dirinya memimpin Polres Pringsewu.

Dalam amanat perpisahannya, ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat tutur kata maupun kebijakan yang kurang berkenan.

"Terima kasih atas kebersamaan, loyalitas, dan dedikasi seluruh personel selama saya bertugas di Polres Pringsewu. Saya juga memohon maaf apabila selama memimpin masih terdapat kekurangan maupun kekhilafan," ucapnya di hadapan seluruh peserta apel.

Usai apel, suasana haru semakin terasa ketika AKBP Yunnus bersama Ketua Bhayangkari Cabang Pringsewu berjalan meninggalkan Mapolres melalui prosesi pedang pora. Dengan langkah perlahan di atas hamparan karpet merah, keduanya diiringi taburan bunga dari personel serta alunan musik perpisahan yang mengiringi setiap langkah menuju gerbang keluar.

Tak sedikit personel yang tampak menahan haru. Sebelum meninggalkan markas yang dipimpinnya selama hampir dua tahun itu, AKBP Yunnus menyempatkan diri berpamitan dengan para pejabat utama, perwira, bintara, ASN Polri, hingga pengurus Bhayangkari. Satu per satu disalami, bahkan beberapa di antaranya dipeluk sebagai ungkapan rasa kekeluargaan yang telah terbangun selama masa kepemimpinannya.

Momen tersebut menjadi penutup perjalanan pengabdian AKBP Yunnus di Polres Pringsewu. Setelah berpamitan, ia bersama istri menaiki sebuah delman yang telah menunggu di depan Mapolres.

Delman itu perlahan bergerak meninggalkan halaman Mapolres Pringsewu. Dari atas kendaraan tradisional tersebut, AKBP Yunnus dan istri terus melambaikan tangan kepada seluruh personel yang berjajar memberikan penghormatan terakhir. Lambaian itu dibalas dengan tepuk tangan dan salam hormat dari anggota yang mengantarkan kepergiannya.

Prosesi pelepasan berlangsung sederhana namun penuh makna, menjadi simbol penghormatan atas pengabdian AKBP M. Yunnus Saputra yang kini mengemban amanah baru sebagai Kasubbagopsnal Dittipidsiber Bareskrim Polri.

Di balik prosesi yang sarat tradisi itu, tersimpan pesan tentang estafet kepemimpinan dan ikatan kekeluargaan yang telah terbangun di lingkungan Polres Pringsewu. Kepergian AKBP M. Yunnus Saputra bukan sekadar menandai berakhirnya masa jabatan, tetapi juga meninggalkan jejak kepemimpinan yang selama ini dikenal dekat dengan masyarakat melalui pendekatan cultural policing, humanis, dan kolaboratif. Kini, tongkat komando resmi diteruskan kepada AKBP Dadi Perdana Putra untuk melanjutkan pengabdian menjaga keamanan dan ketertiban di Bumi Jejama Secancanan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....