Rutan Bandar Lampung Gelar Razia Insidentil dan Tes Urine Warga Binaan

  • 03 Agt 2026 10:15 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandar Lampung kembali menggelar razia insidentil yang dirangkaikan dengan tes urine terhadap warga binaan sebagai upaya memperkuat komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba (HALINAR), Senin 3 Agustus 2026.

Kegiatan dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santosa, dengan menyasar kamar hunian di Blok Krakatau. Razia diawali dengan apel kesiapan sebagai bentuk konsolidasi petugas sebelum melakukan penggeledahan.

Petugas kemudian memeriksa setiap kamar hunian secara sistematis untuk mengantisipasi keberadaan barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam rutan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif dengan dukungan sikap kooperatif dari warga binaan.

Usai razia, petugas melanjutkan kegiatan dengan tes urine secara acak terhadap lima warga binaan. Pemeriksaan dilakukan sesuai standar operasional prosedur sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel urine yang diuji negatif narkoba. Hasil tersebut menjadi indikator efektivitas pelaksanaan pembinaan, pengawasan, dan pengendalian yang selama ini diterapkan di Rutan Kelas I Bandar Lampung dalam mencegah penyalahgunaan narkotika.

Kepala Rutan Kelas I Bandar Lampung, Tri Wahyu Santosa, menegaskan bahwa razia insidentil dan tes urine merupakan agenda berkelanjutan sebagai bagian dari strategi deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban.

"Razia dan tes urine bukan hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi merupakan instrumen pengawasan yang sangat penting dalam mencegah masuk dan berkembangnya penyalahgunaan narkoba maupun barang-barang terlarang di dalam rutan. Hasil pemeriksaan yang seluruhnya negatif menjadi indikator bahwa sistem pengawasan berjalan dengan baik. Kendati demikian, kami akan terus meningkatkan kewaspadaan melalui pelaksanaan deteksi dini secara berkesinambungan demi menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung terwujudnya pemasyarakatan yang bersih dari HALINAR," ujar Tri Wahyu Santosa.

Pelaksanaan razia dan tes urine tersebut merupakan implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam memperkuat pemberantasan peredaran gelap narkotika di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....