Bus DAMRI Rute Kalianda-Jakarta Ditargetkan Beroperasi September
- 29 Jul 2026 15:59 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama Perusahaan Umum (Perum) DAMRI terus mematangkan rencana pengoperasian kembali layanan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dari Kalianda. Layanan tersebut ditargetkan mulai beroperasi paling lambat pada September 2026.
Rencana tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan jajaran Perum DAMRI Cabang Lampung di Ruang Rapat Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Selasa, 28 Juli 2026.
Rapat dipimpin Asisten Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan, Edy Firnandi, dan dihadiri General Manager Perum DAMRI Cabang Lampung, Resta Mahardika, beserta jajaran, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Wahidin Amin, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Lampung Selatan Djuanda, serta sejumlah perangkat daerah terkait.
General Manager Perum DAMRI Cabang Lampung, Resta Mahardika, mengatakan layanan komersial yang disiapkan akan melayani rute Kalianda–Jakarta, Kalianda–Bandung, dan Kalianda–BSD.
"Insyaallah paling lambat bulan September layanan komersial sudah bisa kita mulai. Lokasi yang telah disurvei berada di aset milik pemerintah daerah yang nantinya akan menjadi titik naik dan turun penumpang sekaligus mendukung pelayanan DAMRI di Lampung Selatan," ujarnya.
Pada tahap awal, DAMRI akan mengoperasikan armada kelas Executive dan Royal Class untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang.
Selain layanan komersial, DAMRI juga menawarkan pengembangan angkutan perintis dan angkutan pariwisata melalui kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Dinas Perhubungan, Balai Pengelola Transportasi Darat, serta Kementerian Perhubungan.
Menurut Resta, Lampung Selatan memiliki potensi wisata yang besar sehingga membutuhkan dukungan transportasi yang terintegrasi.
"Potensi wisata di Lampung Selatan sangat besar. Kami berharap ke depan tidak hanya layanan komersial yang berjalan, tetapi juga angkutan perintis dan angkutan pariwisata sehingga manfaatnya semakin luas bagi masyarakat," katanya.
Dalam rapat tersebut juga dibahas sejumlah alternatif lokasi pelayanan DAMRI, di antaranya kawasan Mal Pelayanan Publik (MPP), Kebun Edukasi, Terminal Kalianda, dan kawasan Gedung Olahraga Way Handak (GWH). Hasil survei awal menunjukkan kawasan di depan MPP dinilai paling strategis untuk menjadi titik naik dan turun penumpang.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan, Edy Firnandi, mengatakan pengoperasian kembali layanan DAMRI merupakan tindak lanjut arahan Bupati Lampung Selatan sebagai upaya meningkatkan akses transportasi masyarakat.
Menurut Edy, selama ini masyarakat yang hendak menggunakan layanan DAMRI menuju Jakarta maupun kota-kota lain di Pulau Jawa masih harus berangkat ke Bakauheni terlebih dahulu.
"Harapan masyarakat sangat besar agar DAMRI kembali hadir di Lampung Selatan. Kehadiran layanan ini nantinya akan memudahkan masyarakat dalam mengakses transportasi antarkota tanpa harus menuju Bakauheni terlebih dahulu," ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan siap memfasilitasi kebutuhan yang diperlukan untuk merealisasikan kerja sama tersebut, termasuk pemanfaatan aset daerah sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui kolaborasi ini, pemerintah daerah berharap layanan DAMRI dapat meningkatkan konektivitas wilayah, mendukung pengembangan sektor pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Selatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....