Jepang Butuh 1 Juta Pekerja Migran, Peluang Besar Bagi Tenaga Kerja Indonesia
- 29 Jul 2026 11:39 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung : Negeri Sakura, Jepang, saat ini tengah menghadapi kebutuhan tenaga kerja asing dalam jumlah yang sangat besar. Tak tanggung-tanggung, Jepang diperkirakan membutuhkan hingga 1 juta pekerja migran per tahun untuk mengisi berbagai sektor pekerjaan yang terus berkembang.
Kondisi ini membuka peluang emas bagi masyarakat Indonesia yang berminat meniti karier di luar negeri. Kepala Lembaga Siger Japanese Center (SJC) Lampung, Adi Novri Yanto, M.Pd., mengungkapkan bahwa dari kebutuhan tersebut, Indonesia saat ini telah mengirimkan sekitar 32.000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Jepang.
"Jepang sangat diminati dan sebaliknya, pekerja dari Indonesia juga menjadi salah satu yang paling dicari oleh pihak Jepang. Hal ini tidak terlepas dari adanya kemiripan budaya serta etos kerja yang dinilai sangat cocok dengan masyarakat di sana," ujar Adi Novri Yanto dalam dialog interaktif Obrolan Dawah Khani di RRI Pro 4 Bandar Lampung, Selasa (28/7/2026).
Meski peluang kerja terbuka lebar dengan imbalan gaji mata uang Yen yang menggiurkan, Adi menekankan pentingnya persiapan yang matang bagi para calon tenaga kerja. Menurutnya, persaingan untuk bisa bekerja di Jepang cukup ketat dan kompetitif.
Persyaratan utama yang harus dipenuhi oleh para calon pekerja mencakup kepemilikan sertifikat kemampuan bahasa Jepang serta sertifikat keahlian khusus sesuai bidang pekerjaan yang dilamar.
"Untuk bisa menembus pasar kerja di Jepang, calon pekerja wajib membekali diri dengan sertifikat bahasa Jepang dan sertifikat kompetensi bidang kerja. Pelatihan dan persiapan, termasuk melalui kelas-kelas digital, menjadi kunci penting agar para tenaga kerja kita siap bersaing dan bekerja secara profesional," pungkasnya.
Peluang emas ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda di Indonesia, khususnya di wilayah Lampung, untuk meningkatkan kesejahteraan dan pengalaman kerja tingkat internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....