Petani Kopi Ulubelu Rasakan Manfaat Drone Pintar

  • 18 Jul 2026 05:14 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Inovasi drone berbentuk kumbang karya mahasiswa Universitas Lampung mulai memberikan manfaat bagi petani kopi di Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus. Teknologi tersebut membantu petani mendeteksi penyakit tanaman lebih dini sehingga risiko gagal panen dapat ditekan.

Selama ini serangan hama Penggerek Buah Kopi dan penyakit karat daun menjadi ancaman serius bagi petani kopi. Kondisi tersebut bahkan dapat mengurangi hasil panen hingga setengah dari produksi normal.

Drone yang dikembangkan mahasiswa Unila mampu memetakan lokasi tanaman yang terserang penyakit hanya dalam hitungan menit. Data yang diperoleh kemudian digunakan petani untuk melakukan penanganan secara lebih tepat sasaran.

“Bagi kami petani kecil, terlambat tahu ada hama berarti gagal panen. Kedatangan anak-anak mahasiswa Unila membawa drone kumbang ini benar-benar seperti mukjizat teknologi di ladang kami,” kata Sumardi, petani kopi mitra di Ulubelu.

Menurut Sumardi, sebelumnya pemeriksaan tanaman dilakukan secara manual dengan berjalan menyusuri kebun yang luas. Cara tersebut membutuhkan waktu lama dan sering membuat serangan hama terlambat diketahui.

Dengan bantuan drone, petani dapat mengetahui pohon yang terserang penyakit tanpa harus memeriksa satu per satu. Penggunaan pestisida juga menjadi lebih hemat karena penyemprotan dilakukan pada area yang benar-benar membutuhkan.

“Hanya dalam hitungan menit, kami bisa tahu persis pohon mana yang sakit untuk langsung diobati. Penggunaan pestisida jadi jauh lebih hemat dan hasil panen kami terselamatkan,” ujarnya.

Inovasi ini merupakan hasil riset lima mahasiswa lintas disiplin Universitas Lampung yang memperoleh pendanaan dari Kemendiktisaintek. Teknologi tersebut menggabungkan kecerdasan artifisial, sensor kamera, GPS, dan sistem IoT dalam satu perangkat.

Ke depan, tim pengembang berharap drone kumbang dapat diterapkan lebih luas di sentra kopi Indonesia. Teknologi tersebut diharapkan menjadi solusi modern untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga produktivitas kopi nasional.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....