Pemprov Lampung Usulkan Penambahan PSO dan Perjalanan Kereta Api
- 04 Jul 2026 13:22 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Pemerintah Provinsi Lampung mengusulkan penambahan anggaran Public Service Obligation (PSO) untuk layanan kereta api kepada pemerintah pusat. Usulan tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan frekuensi perjalanan sekaligus mempertahankan tarif yang tetap terjangkau bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, mengatakan usulan tersebut merupakan arahan Gubernur Lampung sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan pelayanan transportasi kereta api di daerah.
"Pak Gubernur telah mengusulkan peningkatan layanan sekaligus penambahan PSO. Dengan tarif tetap Rp32.000 sampai Kertapati, sebenarnya nilai subsidinya lebih dari Rp100 ribu per penumpang. Ini bentuk kepedulian pemerintah agar masyarakat tetap mendapatkan layanan transportasi yang murah," kata Bambang, saat peluncuran baru rangkaian KA Rajabasa di Stasiun Tanjungkarang, Bandarlampung, Sabtu 4 Juli 2026.
Menurutnya, peningkatan pelayanan harus diiringi dengan penambahan kapasitas angkut. Pengoperasian rangkaian baru KA Rajabasa telah meningkatkan kapasitas penumpang dari sekitar 540 menjadi 640 orang dalam satu perjalanan.
Selain KA Rajabasa, Pemerintah Provinsi Lampung juga mengusulkan penambahan PSO untuk KA Kuala Stabas. Bambang menyebut tingkat keterisian penumpang kereta tersebut terus mencapai kapasitas maksimal.
"KA Kuala Stabas juga kami usulkan mendapat tambahan PSO karena load factor-nya selalu penuh. Hari ini saja seluruh kursi terisi, dan masih ada penumpang yang naik dari stasiun-stasiun berikutnya," ujarnya.
| Baca juga: Lampung Targetkan Waste to Energy pada 2029 |
Ia berharap pemerintah pusat dapat mengakomodasi usulan tersebut sehingga frekuensi perjalanan, termasuk layanan pada malam hari, dapat direalisasikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Pemerintah akan terus meningkatkan pelayanan sehingga minat masyarakat menggunakan kereta api semakin tinggi. Angkutan penumpang tetap menjadi prioritas," katanya.
Bambang menambahkan, layanan kereta api kini juga semakin modern melalui digitalisasi pemesanan tiket dan peningkatan fasilitas di dalam kereta, sehingga diharapkan semakin banyak masyarakat beralih menggunakan moda transportasi tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....