Disnaker Lampung Perkuat Kesesuaian Pendidikan dengan Kebutuhan Industri

  • 15 Jun 2026 14:06 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung terus mendorong peningkatan keterampilan tenaga kerja melalui pemanfaatan Balai Latihan Kerja (BLK) dan lembaga pelatihan kerja yang ada di daerah. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat kesesuaian antara pendidikan dengan kebutuhan dunia industri.

Program peningkatan kompetensi tidak hanya menyasar pencari kerja, tetapi juga peserta didik di sekolah menengah kejuruan maupun sekolah menengah atas. Langkah ini diharapkan dapat membantu lulusan memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung Agus Nompitu mengatakan fasilitas dan instruktur BLK akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program peningkatan kompetensi. Kerja sama juga dilakukan dengan sekolah guna memperkuat kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.

“BLK dan lembaga pelatihan kerja kita manfaatkan untuk pelatihan, kemudian instruktur-instrukturnya digunakan untuk bekerja sama dengan pihak-pihak yang membutuhkan peningkatan kompetensi, termasuk SMK maupun SMA yang membutuhkan peningkatan kemampuan keterampilan agar sesuai dengan kebutuhan dunia industri,” ujar Agus, Senin 15 Juni 2026.

Ia menjelaskan BLK tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelatihan bagi pencari kerja, tetapi juga menjadi sarana pengembangan keterampilan bagi pelajar. Melalui pelatihan tersebut, peserta dapat memperoleh kemampuan yang lebih relevan dengan kebutuhan dunia usaha.

Menurut dia, peningkatan kompetensi sejak di bangku sekolah penting dilakukan agar lulusan memiliki daya saing yang lebih baik. Keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri akan memudahkan lulusan memasuki pasar kerja.

Disnaker Lampung juga mendorong kolaborasi antara lembaga pendidikan, pelatihan kerja, dan dunia usaha untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan tenaga kerja yang siap bekerja dan produktif.

Agus berharap pemanfaatan BLK dan lembaga pelatihan kerja dapat membantu mempersempit kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, peluang kerja bagi lulusan sekolah di Lampung dapat semakin terbuka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....