Kemenag Lampung Tekankan Pesan Ekoteologi di PPSN VI 2026

  • 29 Sep 2026 09:16 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung menekankan pentingnya pendidikan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan bagi santri yang mengikuti Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI 2026.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Lampung Zulkarnain saat melepas kontingen Lampung di Aula Saibatin Kantor Wilayah Kemenag Lampung, Senin, 28 September 2026.

Menurut Zulkarnain, kegiatan perkemahan tidak hanya memberikan pengalaman mengenai kemandirian dan kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang bagi santri untuk mengimplementasikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu nilai yang ditekankan adalah ekoteologi, yakni pemahaman mengenai hubungan nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap alam dan seluruh makhluk hidup.

“Bagaimana anak-anak santri yang memiliki ilmu agama mampu mengimplementasikan bahwa Islam adalah agama yang rahmatan lil ‘alamin, yang menyayangi semua makhluk, tidak hanya manusia,” kata Zulkarnain.

Zulkarnain mengatakan kegiatan perkemahan dapat menjadi miniatur kehidupan bermasyarakat. Para peserta dituntut mampu bekerja sama, berbagi tugas, bermusyawarah dan mengendalikan kepentingan pribadi demi kepentingan bersama.

“Perkemahan ini menjadi laboratorium kehidupan untuk melatih kemandirian, ketahanan mental, dan kemampuan memecahkan masalah bersama-sama,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga perilaku selama mengikuti kegiatan dan menunjukkan karakter santri yang santun, disiplin serta peduli terhadap lingkungan.

Menurutnya, nilai tersebut tidak berhenti selama pelaksanaan PPSN, tetapi diharapkan terus diterapkan ketika peserta kembali ke pesantren maupun berada di tengah masyarakat.

Ketua FKPP Provinsi Lampung Andi Warisno mengatakan kegiatan Pramuka memiliki banyak nilai yang dapat menjadi bekal bagi santri dalam mempersiapkan diri sebagai generasi penerus.

Ia mendorong kegiatan kepramukaan di lingkungan pesantren terus diperkuat, terutama di tengah perubahan pola aktivitas anak dan remaja yang semakin dekat dengan perangkat digital.

“Di Pramuka sangat banyak yang bisa dipelajari untuk menyiapkan generasi yang menjadi pemimpin di masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Lampung Indra Jaya mengatakan pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, mandiri, disiplin dan memiliki kecintaan terhadap tanah air.

Menurutnya, nilai tersebut sejalan dengan pendidikan kepramukaan yang menekankan karakter, kepemimpinan, persaudaraan, pengabdian, kecintaan terhadap alam dan kebangsaan.

“PPSN menjadi ruang konsolidasi nasional Pramuka Santri untuk memperkuat nilai keislaman, kebangsaan, moderasi beragama, kepemimpinan, dan keterampilan hidup dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Indra.

PPSN VI Tahun 2026 digelar di Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada 30 September hingga 6 Oktober 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....