BPS Lampung Kerahkan 8.619 Petugas untuk Sensus Ekonomi 2026

  • 15 Jun 2026 12:52 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mengerahkan sebanyak 8.619 petugas lapangan nonorganik untuk melaksanakan pendataan Sensus Ekonomi 2026 secara door-to-door di seluruh wilayah Provinsi Lampung.

Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmadriswan Nasution mengatakan pendataan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan sasaran seluruh pelaku usaha tanpa terkecuali.

"Pendataan door-to-door berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Dalam pelaksanaannya, BPS Provinsi Lampung didukung oleh sekitar 8.619 petugas lapangan nonorganik yang akan bertugas di seluruh wilayah Lampung," kata Ahmadriswan, Senin 15 Juni 2026.

Menurutnya, Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum penting yang hanya dilaksanakan satu kali dalam sepuluh tahun sehingga seluruh pelaku usaha harus dapat terdata secara optimal.

Ia menjelaskan cakupan sensus tidak hanya menyasar usaha formal yang memiliki lokasi usaha tetap, tetapi juga usaha rumah tangga dan sektor informal yang selama ini menjadi bagian penting perekonomian daerah.

"Ketika kita berbicara tentang pelaku usaha, tidak hanya usaha yang terlihat secara formal atau memiliki tempat usaha tetap. Pelaku usaha yang berada di lingkungan rumah tangga pun akan kami data," ujarnya.

Ahmadriswan menambahkan pendekatan yang digunakan dalam Sensus Ekonomi 2026 adalah sensus lengkap sehingga seluruh pelaku usaha, termasuk yang bergerak di sektor pertanian, akan didata.

Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam memetakan kondisi perekonomian daerah, mengidentifikasi sektor-sektor unggulan, potensi penyerapan tenaga kerja, hingga sektor yang memerlukan dukungan kebijakan lebih lanjut.

"Sehingga kita dapat mengetahui kondisi riil perekonomian Provinsi Lampung. Dari data tersebut, kita akan memperoleh gambaran mengenai sektor-sektor yang produktif, sektor-sektor yang perlu didorong pengembangannya, sektor-sektor yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, serta berbagai potensi ekonomi lainnya," jelasnya.

Ahmadriswan menegaskan BPS berkomitmen menghadirkan data berkualitas guna mendukung pembangunan yang berkeadilan dan inklusif. Menurutnya, seluruh masyarakat harus menjadi bagian dari proses pembangunan sekaligus merasakan manfaat dari hasil pembangunan tersebut.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Lampung yang telah membantu menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, termasuk saat Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menjadi warga pertama yang didata pada hari pertama pelaksanaan sensus.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....