Pertamax Naik, Beberapa Konsumen Tak Langsung Beralih

  • 10 Jun 2026 13:45 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Pesawaran - Kenaikan harga Pertamax hingga menyentuh Rp16.650 per liter memaksa sebagian pengguna kendaraan memikirkan ulang pengeluaran bulanannya. Namun bagi Dhani, warga Pesawaran yang sehari-hari menggunakan Pertamax, kenaikan harga belum cukup untuk membuatnya pindah ke Pertalite.

“Kalau bensin saya memang Pertamax terus,” kata Dhani saat ditemui di SPBU Kurungan Nyawa, Pesawaran, Rabu, 10 Juni 2026.

Bagi Dhani, memilih Pertamax bukan semata soal gengsi atau tren. Ia menilai bahan bakar nonsubsidi itu lebih sesuai untuk kendaraannya dan dianggap lebih baik untuk perawatan mesin dalam jangka panjang.

“Kalau Pertalite menurut saya lebih boros. Kalau Pertamax lebih awet,” ujarnya.

Dhani mengaku baru mengetahui harga Pertamax naik ketika datang ke SPBU. Penyesuaian harga yang diumumkan mendadak membuat banyak konsumen belum sempat menyesuaikan perencanaan pengeluaran mereka. Meski begitu, ia tidak langsung berpikir untuk beralih ke Pertalite. Pilihan yang lebih realistis, menurut dia, adalah mengurangi frekuensi penggunaan kendaraan.

“Ya mungkin nanti lebih irit saja pakainya,” kata Dhani.

Pernyataan Dhani menggambarkan dilema sebagian pengguna Pertamax saat ini. Di satu sisi mereka ingin mempertahankan kualitas bahan bakar yang selama ini digunakan. Di sisi lain, kenaikan harga lebih dari Rp4 ribu per liter membuat biaya transportasi harian ikut terdorong naik.

“Karena sudah biasa pakai Pertamax. Kalau Pertalite kurang enak dipakai,” ucapnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....