Pameran Perempuan Satukan Seniman dari Berbagai Komunitas

  • 05 Jun 2026 23:00 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Sistem open call yang diterapkan dalam pameran Perempuan, Cahaya dan Budaya berhasil menarik partisipasi banyak perupa dari berbagai daerah. Konsep tersebut memberi kesempatan lebih luas bagi seniman untuk menampilkan karyanya.

Pameran berlangsung pada 4 hingga 8 Juni 2026 dengan melibatkan berbagai komunitas seni dan organisasi mahasiswa. Seluruh peserta mengikuti proses seleksi sebelum karya dipamerkan.

Ketua pelaksana pameran, Gagan Antara, mengatakan konsep open call sengaja dipilih agar kegiatan lebih inklusif. Dengan cara tersebut, pameran tidak hanya diisi oleh anggota komunitas penyelenggara.

“Kami membuka untuk umum, jadi tidak cuma dari komunitas kami saja yang berpamer,” ujar Gagan Antara, Jumat, 5 Juni 2026.

Menurutnya, keterlibatan banyak pihak membuat pameran menjadi lebih beragam. Setiap peserta menghadirkan sudut pandang yang berbeda sesuai pengalaman dan latar belakang masing-masing.

Sejumlah sanggar, komunitas, dan organisasi mahasiswa ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka memperlihatkan tingginya minat generasi muda terhadap seni rupa.

“Pameran ini diisi oleh sanggar, komunitas, dan instansi-instansi lain yang ikut berpartisipasi,” ucapnya mengatakan.

Penyelenggara berharap pola open call dapat terus diterapkan pada kegiatan seni berikutnya. Cara tersebut dinilai mampu membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi para pelaku seni di Lampung.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....