Wagub Lampung Dorong Kolaborasi Hexahelix Perkuat Kompetensi Guru
- 03 Jun 2026 17:02 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela menyatakan dukungannya terhadap penerapan kolaborasi hexahelix dalam mewujudkan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang profesional, berdaya saing, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan digitalisasi.
Dukungan tersebut disampaikan Jihan saat menerima kunjungan kerja Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), di ruang kerjanya di Bandarlampung, Rabu (3/6/2026).
Dalam pertemuan itu, Jihan menegaskan bahwa peningkatan kualitas GTK menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu menghadapi tantangan global sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, transformasi pendidikan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan melalui pendekatan hexahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media massa, masyarakat, serta lembaga keuangan.
“Guru dan tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kompetensi, dan daya saing generasi penerus bangsa. Karena itu, peningkatan kapasitas GTK harus menjadi perhatian bersama dengan melibatkan seluruh elemen yang ada,” kata Jihan.
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi yang berlangsung cepat menuntut para pendidik untuk terus meningkatkan kapasitas diri, terutama dalam pemanfaatan teknologi digital guna mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan inovatif.
Selain peningkatan kompetensi, Jihan menilai kolaborasi hexahelix juga dapat menjadi solusi untuk mengatasi kesenjangan kualitas dan kompetensi GTK antarwilayah. Menurutnya, seluruh guru dan tenaga kependidikan harus memperoleh akses yang setara terhadap pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kapasitas, baik yang bertugas di wilayah perkotaan maupun daerah terpencil.
“Jangan ada lagi perbedaan akses terhadap pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kapasitas antara GTK yang berada di perkotaan dan yang bertugas di daerah terpencil,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak dalam kolaborasi hexahelix dapat memperluas jangkauan program pengembangan GTK hingga ke wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses. Dengan demikian, pemerataan kualitas pendidikan di Lampung dapat diwujudkan secara lebih efektif.
Pada kesempatan tersebut, Jihan juga mengapresiasi inisiatif BGTK Provinsi Lampung dalam memperkuat ekosistem pendidikan dan pengembangan kapasitas guru secara berkelanjutan. Ia menilai BGTK telah berperan aktif meningkatkan kompetensi guru melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, dan pengembangan profesional berkelanjutan.
Jihan menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....