BMKG Lampung Waspadai Dampak El Nino Ekstrem Tahun Ini
- 10 Mei 2026 11:02 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG Lampung mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi dampak musim kemarau panjang apabila fenomena El Nino ekstrem benar-benar terjadi tahun ini. Kondisi tersebut dinilai dapat memicu berbagai persoalan mulai dari kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, hingga ancaman gagal panen di sejumlah daerah.
Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Lampung, Indra Purna, menjelaskan El Nino ekstrem atau yang sering disebut El Nino Godzilla tidak terjadi hanya karena pengaruh El Nino semata. Menurutnya, ada sejumlah faktor lain yang harus muncul secara bersamaan hingga memicu kemarau lebih panjang dibanding kondisi normal.
Ia mengatakan fenomena serupa pernah terjadi pada tahun 1997 dan 2016, ketika Indonesia mengalami kekeringan cukup berat akibat kombinasi beberapa kondisi iklim global. Saat itu, suhu muka laut di wilayah Indonesia mengalami penurunan sehingga pasokan uap air untuk pembentukan hujan menjadi sangat minim.
Selain itu, kondisi di Samudera Hindia dan Pasifik juga turut mempengaruhi distribusi uap air di kawasan Indonesia. Situasi tersebut membuat potensi hujan semakin berkurang dan memperpanjang musim kemarau.
“Kalau hanya kondisi El Nino saja yang terjadi tanpa faktor lain, itu tidak terlalu berpengaruh untuk wilayah Indonesia. Tapi tahun 1997 dan 2016 terjadi karena El Nino ekstrem, suhu muka laut Indonesia mendingin, dan kondisi Samudera Hindia juga ikut mempengaruhi. Jadi memang pasokan uap air sangat minim dan kemarau menjadi lebih panjang dibanding kondisi normal,” kata Indra, Minggu 10 Mei 2026.
Indra Purna menambahkan, apabila kondisi tersebut benar-benar terjadi maka dampaknya dapat meluas ke berbagai sektor kehidupan masyarakat. Kekurangan pasokan air berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, penurunan produksi pertanian, hingga gangguan terhadap ketersediaan air bersih.
Karena itu, BMKG meminta pemerintah daerah dan masyarakat mulai melakukan langkah antisipasi sejak dini. Kesiapan menghadapi musim kemarau dinilai penting agar dampak yang ditimbulkan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih besar.
BMKG Lampung juga terus memantau perkembangan dinamika atmosfer dan suhu muka laut secara berkala. Informasi terbaru terkait potensi cuaca dan musim kemarau akan terus disampaikan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana iklim di Provinsi Lampung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....