PM-AAS Lampung tengah Genjot Produktivitas Pertanian Modern
- 08 Mei 2026 09:23 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Lampung Tengah - Program Pertanian Modern Advance Agriculture System atau PM-AAS mulai diterapkan di Lampung Tengah untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Program tersebut dijalankan di Desa Rama Nirwana, Kecamatan Seputih Raman, dengan dukungan berbagai pihak termasuk PLN.
PM-AAS mengadopsi sistem pertanian modern dari Arkansas, Amerika Serikat. Metode yang diterapkan meliputi tanam benih langsung, pola tanam rapat, serta penggunaan mekanisasi pertanian.
Plt Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Lampung, Endro Gunawan, menyebut program ini ditargetkan mampu meningkatkan indeks kali tanam petani. Dukungan infrastruktur dan listrik menjadi faktor penting dalam pelaksanaannya.
“Kami berharap dukungan berbagai pihak, termasuk PLN, dalam penyediaan listrik yang andal guna menjaga ketersediaan air irigasi secara kontinu sehingga produktivitas pertanian dapat meningkat,” ujar Endro Gunawan, Jumat, 8 Mei 2026.
Program PM-AAS diterapkan pada lahan seluas 100 hektare di Lampung Tengah. Pemerintah menargetkan produktivitas mencapai 10 ton per hektare pada tahap awal pelaksanaan.
PLN turut mendukung program tersebut melalui penyediaan pasokan listrik untuk kebutuhan irigasi dan alat pertanian modern. Kehadiran listrik dinilai membantu petani mengelola lahan secara lebih efisien dan berkelanjutan.
“Dengan listrik yang andal, petani dapat mengelola air secara lebih optimal dan meningkatkan intensitas tanam,” ucap Manager PLN UP3 Metro, Anas Febrian.
Kegiatan tanam perdana dihadiri Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Lampung, perangkat daerah Lampung Tengah, BBWS Mesuji-Sekampung, PT Pupuk Indonesia Wilayah Lampung, Forkopimcam Seputih Raman, serta kelompok tani. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....