Tim SAR Sisir Sungai Abung Way Rarem, Cari Warga Tenggelam

  • 05 Mei 2026 21:12 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Lampung Utara: Tim SAR gabungan dari Basarnas Lampung masih melakukan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan tenggelam di Sungai Abung Way Rarem, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara.

Korban diketahui bernama Aminudin (50), warga Desa Ogan Lima, Kecamatan Abung Barat. Ia diduga tenggelam saat mencari ikan di sekitar bendungan Way Rarem pada Minggu 4 Mei 2026.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pihak keluarga yang menemukan sepeda motor dan golok milik korban di tepi sungai sekitar pukul 18.00 WIB. Namun korban tidak berada di lokasi, sehingga kejadian dilaporkan ke aparat kepolisian dan diteruskan ke Basarnas Lampung.

Komandan Pos SAR Tulang Bawang, Zian Fajri, yang mewakili Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, mengatakan pihaknya menerima laporan pada Selasa dini hari dan langsung mengerahkan tim rescue ke lokasi.

“Tim bergerak pada pukul 04.40 WIB dan tiba sekitar pukul 10.44 WIB. Setibanya di lokasi, kami langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan melakukan assessment awal,” ujarnya.

Upaya pencarian dilakukan dengan berbagai metode, termasuk penyelaman di sekitar titik kejadian dengan kedalaman sekitar empat meter. Tim juga melakukan penyisiran permukaan sungai menggunakan perahu karet serta peralatan pendukung lainnya.

Namun hingga pukul 17.33 WIB, korban belum ditemukan. Operasi SAR dihentikan sementara dengan hasil nihil dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu 6 Mei 2026 pukul 08.00 WIB.

Dalam proses pencarian, tim menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Akses menuju lokasi yang berlumpur akibat hujan memperlambat mobilisasi personel. Selain itu, kondisi sungai yang dipenuhi eceng gondok cukup tebal turut menyulitkan proses pencarian, terutama saat penyelaman.

Operasi SAR melibatkan personel dari Pos SAR Tulang Bawang, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Utara, serta masyarakat setempat. Sejumlah peralatan telah dikerahkan, antara lain perahu karet, alat selam, aqua eye, serta perangkat komunikasi dan keselamatan.

Basarnas mengimbau masyarakat yang beraktivitas di perairan agar selalu memperhatikan faktor keselamatan guna mencegah kejadian serupa. Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap korban masih terus berlanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....