Kolaborasi Sekolah, Posyandu, dan Masyarakat Jadi Kunci Sukses MBG di Lampung

  • 30 Apr 2026 21:05 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID., Bandarlampung: Keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Lampung dinilai sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor, mulai dari pihak sekolah, posyandu, hingga partisipasi aktif masyarakat.

Melalui Obrolan Dawah Khani Programa 4 Bandarlampung, Pekerja Sosial Ahli Madya Dinas Sosial Provinsi Lampung, Heryana Romdhony, S.Sos., M.E., menyampaikan bahwa posyandu memegang peran strategis dalam mendukung implementasi program tersebut. Menurutnya, posyandu kini tidak lagi terbatas pada pelayanan kesehatan, tetapi telah berkembang mencakup aspek lingkungan, infrastruktur dasar, serta sosial, termasuk dalam hal akses bantuan sosial bagi masyarakat.

“Dengan kebijakan terbaru, peran posyandu menjadi lebih luas. Ini membuka peluang besar untuk mendukung program MBG secara lebih menyeluruh,” ujar Heryana.

Ia menambahkan, keterlibatan berbagai pihak seperti pengurus PKK, kader posyandu, serta perwakilan wali murid di sekolah sangat penting dalam memastikan distribusi makanan bergizi berjalan lancar dan tepat sasaran. Selain itu, mereka juga berperan sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan pelaksana program.

Heryana menekankan bahwa komunikasi yang baik antar seluruh elemen menjadi faktor krusial dalam keberhasilan program. Dengan koordinasi yang efektif, berbagai kendala di lapangan dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan dengan cepat.

“Jika semua pihak saling terhubung dan aktif berkomunikasi, maka setiap permasalahan dapat ditangani lebih cepat dan program bisa berjalan optimal,” jelasnya.

Melalui sinergi yang kuat antara sekolah, posyandu, dan masyarakat, diharapkan program MBG di Lampung tidak hanya mampu meningkatkan asupan gizi anak-anak, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial di tingkat komunitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....