Gubernur Lampung Lepas Mahasiswa Program Magang ke Taiwan
- 21 Apr 2026 15:47 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung: Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, secara resmi melepas mahasiswa Program Magang Internasional ke Taiwan dari kampus Nusadaya Academy, Selasa 21 April 2026.
Acara pelepasan tersebut turut dihadiri jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, perwakilan Pemerintah Kota Bandar Lampung, BP3MI Lampung, serta pimpinan dan dosen Nusadaya Academy.
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza mengungkapkan rasa bangganya melepas putra-putri terbaik Lampung untuk mengikuti program magang internasional di Taiwan.
“Dari Lampung, kita kembali melepas generasi muda untuk melangkah lebih jauh, mencari pengalaman, dan membawa nama baik daerah kita ke tingkat internasional,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama kemajuan daerah. Menurutnya, kekayaan alam tidak akan berarti tanpa didukung SDM yang unggul.
“Ciri daerah yang ingin maju adalah SDM-nya harus berkualitas,” tegasnya.
Gubernur Mirza juga memaparkan bahwa Lampung memiliki bonus demografi besar, dengan sekitar 71 persen penduduk berada pada usia produktif. Kondisi ini menjadi peluang strategis untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja global, terutama di negara seperti Jepang dan Taiwan yang mulai mengalami penuaan tenaga kerja.
“Indonesia, khususnya Lampung, memiliki potensi besar untuk mengisi kebutuhan tersebut. Apalagi orang Lampung dikenal ramah, adaptif, dan memiliki etos kerja yang baik,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menargetkan peningkatan pengiriman tenaga kerja profesional dan mahasiswa magang ke luar negeri guna mengurangi pengiriman tenaga kerja non-terampil. Pemerintah Provinsi Lampung pun terus mendorong pendidikan vokasi agar selaras dengan kebutuhan industri.
Salah satu program unggulan adalah Kelas Migran Vokasi Jepang bagi siswa SMA dan SMK, yang membekali peserta dengan kemampuan teknis, bahasa, serta pemahaman budaya kerja internasional.
“Kami menargetkan sekitar 1.000 lulusan SMA dapat diberangkatkan tahun ini setelah pelatihan bahasa,” jelasnya.
Kepada para peserta magang yang akan menjalani program selama 18 bulan di Taiwan, Gubernur Mirza berpesan agar menjaga sikap dan karakter sebagai representasi daerah dan bangsa.
“Kalian adalah duta Lampung dan Indonesia. Tunjukkan kinerja terbaik agar nama bangsa harum di mata dunia,” pesannya.
| Baca juga: KDEKS Susun RAD 2027 |
Sementara itu, CEO Nusadaya Academy, Raden Priyantoro, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui skema Kelas Migran Vokasi.
Menurutnya, program ini menjadi solusi bagi lulusan SMA/SMK yang menghadapi dilema antara bekerja atau melanjutkan pendidikan.
“Peserta tidak hanya magang, tetapi tetap menjadi mahasiswa aktif di luar negeri. Mereka juga mendapatkan uang saku sekitar Rp12,9 juta, dengan biaya hidup dan tempat tinggal yang ditanggung,” ujarnya.
Ia menambahkan, para mahasiswa telah dibekali kemampuan bahasa Inggris dan Mandarin agar mampu bersaing di kancah global.
Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda Lampung yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....