sejak Merdeka, Jalan Pesisir Tanggamus Belum Pernah Diaspal

  • 16 Apr 2026 16:14 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Tanggamus - Di bentang pesisir selatan Lampung, akses jalan masih menyisakan cerita panjang tentang keterisolasian. Sejak Indonesia merdeka, jalur menuju sejumlah kawasan pesisir di Kabupaten Tanggamus disebut belum pernah tersentuh aspal. Jalan yang ada selama ini hanyalah jalur dasar, dibuka sekadarnya agar tetap bisa dilalui kendaraan.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Lampung, M. Taufiqullah, mengakui kondisi tersebut menjadi tantangan serius dalam pembangunan infrastruktur.

“Sejak merdeka memang belum pernah diaspal. Aksesnya cukup berat,” ujarnya, Kamis 16 April 2026.

Menurut dia, selama ini penanganan jalan baru sebatas pembukaan badan jalan dan pemberian lapisan dasar. Upaya tersebut dilakukan agar jalur tetap fungsional, meski dengan keterbatasan, terutama saat cuaca memburuk.

Kondisi geografis yang ekstrem dengan kontur berbukit dan berdekatan dengan garis pantai membuat pembangunan tidak bisa dilakukan secara instan. Pemerintah, kata Taufiqullah, memilih pendekatan bertahap dengan perencanaan yang lebih matang.

Kini, peningkatan kualitas jalan mulai diarahkan pada penggunaan konstruksi rigid atau beton, yang dinilai lebih tahan terhadap kondisi medan pesisir. Metode ini diharapkan mampu memperpanjang usia jalan sekaligus mengurangi risiko kerusakan.

Untuk menyambungkan ruas Kiluan Umbar hingga Umbar Putih, dibutuhkan anggaran sekitar Rp127 miliar. Jika seluruh ruas terhubung, maka jalur dari Bandar Lampung menuju kawasan tersebut akan membentang hingga kurang lebih 148 kilometer.

Pembangunan jalan ini bukan semata membuka akses, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi pengembangan wilayah. Kawasan pesisir Tanggamus, yang menyimpan potensi wisata alam, diharapkan dapat lebih mudah dijangkau dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

“PR kita masih sekitar Rp126 miliar lagi. Perjalanan panjang pembangunan infrastruktur di pesisir Lampung belum akan selesai dalam waktu dekat,” kata Taufiqullah.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....