Kapolda Lampung Sambut Tim Wasops Ketupat 2026 Itwasum Polri
- 24 Mar 2026 19:14 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung: Polda Lampung menegaskan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 melalui penguatan pengamanan, pelayanan publik, pengawasan personel, hingga optimalisasi sistem monitoring berbasis digital.
Komitmen tersebut ditegaskan saat Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., M.H. didampingi Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sumarto, M.Si. menyambut kedatangan Tim Wasops Ketupat 2026 Itwasum Polri di Siger Lounge Mapolda Lampung, Senin (23/3/2026).
Kunjungan Tim Wasops Ketupat 2026 Itwasum Polri ke jajaran Polda Lampung itu menjadi bagian dari penguatan pengawasan operasional sekaligus evaluasi kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah hukum Polda Lampung, khususnya dalam mengantisipasi mobilitas masyarakat pada arus mudik dan arus balik.
Dalam sambutannya, Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Itwasum Polri dan menegaskan bahwa seluruh jajaran telah melakukan berbagai persiapan secara menyeluruh, baik dari aspek personel, administrasi, sarana prasarana, maupun koordinasi lintas sektoral.
“Seluruh perangkat pendukung operasi telah kami siapkan secara maksimal agar proses pengecekan dapat berjalan efektif dan menyeluruh.
Kami ingin memastikan seluruh tahapan operasi berjalan tertib, akuntabel, dan tepat sasaran,” ujar Kapolda Lampung.
Kapolda menjelaskan, Polda Lampung telah melaksanakan rapat internal, rapat lintas sektoral bersama seluruh pemangku kepentingan, serta simulasi pengamanan yang dipimpin langsung olehnya. Menurut dia, langkah tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan lapangan tetap terjaga selama operasi berlangsung.
Salah satu inovasi yang turut mendapat perhatian adalah aplikasi Siger Presisi, yang digunakan sebagai sarana monitoring pos-pos pengamanan.
Aplikasi tersebut bahkan mendapat perhatian khusus dari Kapolri dan dinilai layak menjadi percontohan bagi Polda lain dalam mendukung pengawasan operasional berbasis teknologi.
Dalam mendukung kelancaran pengamanan, Polda Lampung juga telah menyiapkan 57 pos pengamanan, 19 pos pelayanan, dan 1 pos terpadu. Selain itu, skema rest area juga telah dipersiapkan secara bertahap, yakni 5 rest area untuk kondisi kuning dengan antrean 0,5 hingga 1 kilometer, dan dapat ditingkatkan menjadi 10 rest area untuk kondisi merah dengan antrean 1 hingga 4 kilometer.
Tak hanya itu, kesiapan sektor kesehatan juga diperkuat. Seluruh tenaga medis dipastikan tetap siaga dan tidak mengambil cuti selama pelaksanaan operasi, sesuai instruksi pemerintah daerah, guna menjamin pelayanan terhadap masyarakat tetap optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....