Kasus Suspect Campak di Kota Bandarlampung Naik Awal 2026

  • 06 Mar 2026 15:45 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung mencatat peningkatan laporan suspect campak pada awal 2026. Lonjakan terlihat pada periode Januari hingga Februari dibandingkan tahun sebelumnya.

Sepanjang tahun 2025, jumlah suspek campak yang tercatat mencapai 63 kasus. Sementara pada dua bulan pertama 2026, laporan meningkat menjadi 94 kasus suspek campak.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandarlampung Muhtadi Temenggung menyebut laporan suspek menjadi indikator awal pemantauan penyakit menular. Data tersebut masih memerlukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan diagnosis.

“Jumlah suspek campak yang terlaporkan pada tahun 2025 sebanyak 63 kasus. Pada Januari sampai Februari 2026 tercatat 94 laporan suspek campak di Kota Bandarlampung.” ucapnya, Jumat, 6 Maret 2026.

Dinas Kesehatan mencatat kelompok usia anak menjadi yang paling banyak dilaporkan dalam temuan suspek. Kasus tertinggi berada pada kelompok umur 1 sampai 4 tahun serta 5 sampai 9 tahun.

Menurut Muhtadi, anak usia 1 sampai 4 tahun masih memiliki sistem kekebalan tubuh yang berkembang. Kondisi ini membuat mereka lebih rentan terpapar infeksi virus campak.

“Kelompok usia 1 sampai 4 tahun sistem imunnya masih berkembang. Selain itu masih ada anak yang belum menerima imunisasi campak atau imunisasi MR secara lengkap.” ujar Muhtadi.

Pada kelompok usia 5 sampai 9 tahun, peningkatan risiko berkaitan dengan aktivitas sosial yang lebih tinggi. Interaksi di lingkungan sekolah membuat penularan melalui droplet lebih mudah terjadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....