Pemkab Lampung Timur Percepatan Penurunan Stunting

  • 11 Feb 2026 15:36 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandar Lampung : Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terus memperkuat komitmen dalam percepatan penurunan stunting sebagai langkah strategis mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan Analisa Situasi Percepatan Penurunan Stunting tingkat Kabupaten Lampung Timur yang digelar di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Lampung Timur, Senin (09/02/2026).

Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Kepala Bappeda Kabupaten Lampung Timur Ir. Agusrina Syaka, Plt. Kepala Dinas DP3AP2KB Titin Wahyuni, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Acara dipandu oleh Kepala Bappeda Lampung Timur, sementara laporan kegiatan disampaikan oleh Plt. Kadis DP3AP2KB.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Lampung Timur menegaskan bahwa terwujudnya Generasi Emas 2045 merupakan cita-cita besar bangsa Indonesia. Pada momentum 100 tahun kemerdekaan, Indonesia diharapkan mampu memanfaatkan bonus demografi melalui ketersediaan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, kreatif, dan berdaya saing.

“Upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat menuju sumber daya manusia unggul terus dilakukan oleh pemerintah. Salah satu langkah strategisnya adalah melalui percepatan penurunan stunting,” ujar Azwar Hadi.

Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan aksi konvergensi di tingkat kabupaten terdapat sejumlah aspek kunci yang harus dijalankan secara terintegrasi oleh seluruh perangkat daerah. Salah satunya melalui pengisian form web monitoring aksi sebagai instrumen evaluasi dan perencanaan intervensi stunting yang lebih tepat sasaran.

Analisa Situasi menjadi salah satu tahapan penting dalam aksi konvergensi tersebut. Tahapan ini merupakan analisis lintas sektor untuk memahami perkembangan prevalensi stunting, pola sebarannya, serta mengidentifikasi penyebab berdasarkan kesenjangan layanan dan kendala dalam penyampaian layanan kepada kelompok sasaran.

Adapun tahapan pelaksanaan Analisa Situasi meliputi:

  • Bappeda melakukan input target prevalensi stunting sesuai dokumen perencanaan daerah;
  • Dinas Kesehatan menginput data hasil pengukuran balita;
  • Masing-masing OPD menginput target capaian layanan sesuai indikator dan dokumen perencanaan;
  • Bappeda mengoordinasikan OPD dalam menganalisis kebutuhan intervensi berdasarkan hasil web aksi Bangda.

Melalui tahapan tersebut, diharapkan tersusun dokumen analisis yang memuat target dan capaian anggaran, cakupan layanan, serta berbagai permasalahan yang dihadapi dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Lampung Timur.

Wakil Bupati menekankan agar proses analisa situasi dapat diselesaikan tepat waktu. “Analisa ini paling lambat harus rampung pada bulan Februari ini, agar dapat menjadi dasar perencanaan intervensi yang lebih efektif dan terukur,” pungkasnya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....