Genangan Air Jadi Ancaman DBD Saat Musim Hujan

  • 04 Feb 2026 13:31 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung - Musim hujan sering membuat lingkungan dipenuhi genangan air di berbagai sudut rumah. Kondisi ini menjadi faktor utama berkembangnya nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD), terutama saat hujan turun hampir setiap hari.

Kepala Seksi (Kasie) Surveilans dan Imunisasi di Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Noviani, mengingatkan genangan air kecil sekalipun perlu diwaspadai. Menurutnya, banyak warga masih menganggap sepele wadah-wadah kecil yang terlihat tidak berbahaya, padahal bisa menjadi tempat nyamuk berkembang biak.

Noviani menilai pemeriksaan sebaiknya dilakukan secara menyeluruh, mulai dari dalam rumah hingga halaman sekitar. Ember, pot bunga, kaleng bekas, tempat minum hewan, hingga talang air perlu dicek secara berkala, terutama setelah hujan deras.

Warga juga diminta tidak hanya fokus pada genangan air yang terlihat besar. Banyak kasus justru berawal dari wadah kecil yang luput dari perhatian karena letaknya tersembunyi atau dianggap tidak berisi air.

“Nyamuk DBD bisa hidup walaupun airnya cuma satu sendok,” ujar Noviani, Rabu, 4 Februari 2026.

Selain genangan, lingkungan yang kotor juga memicu risiko penyakit lain di musim hujan. Sampah yang menumpuk, selokan tersumbat, serta area rumah yang lembap dapat menjadi tempat berkembangnya berbagai sumber penyakit.

“Bersihkan lingkungan rumah, jangan ada air tergenang di dalam maupun luar,” ujarnya, menambahkan.

Noviani menyarankan masyarakat melakukan langkah pencegahan secara rutin, bukan hanya saat ada kasus DBD di lingkungan sekitar. Upaya sederhana seperti menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas dinilai efektif menekan risiko DBD saat intensitas hujan meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....