Nelayan Jatuh ke Laut, Tim SAR Lakukan Pencarian
- 29 Jan 2026 07:47 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Lampung Timur: Seorang nelayan dilaporkan terjatuh dari kapal nelayan KM Doa Ibu saat berada di perairan Sekopong, Kuala Penet, Kabupaten Lampung Timur, Selasa 27 Januari 2026. Korban diketahui bernama Santika (37), warga Pandeglang, Banten.
Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Lampung sekitar pukul 15.30 WIB dari pembina nelayan setempat. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Pos SAR Bakauheni segera dikerahkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 dengan jarak tempuh sekitar 59,7 mil laut.
Kepala Kantor SAR Lampung yang diwakili Dantim Pos SAR Bakauheni, Restu Abdila, menyampaikan, setibanya di lokasi, tim SAR langsung berkoordinasi dengan potensi SAR yang telah berada di lokasi untuk melakukan asesmen dan pencarian awal. Namun hingga penghentian sementara operasi pada Selasa malam, korban belum ditemukan.
Pencarian dilanjutkan pada Rabu 28 Januari 2026 oleh tim SAR gabungan yang melibatkan Pos SAR Bakauheni, Polairud Polda Lampung, Polairud Polres Lampung Timur, TNI AL melalui Babinpotmar, serta nelayan dan keluarga korban. Operasi SAR dilakukan dengan membagi area pencarian menjadi tiga sektor berdasarkan perhitungan SAR Map Prediction.
“Hingga sore hari, korban belum ditemukan. Operasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali esok hari pada Kamis pagi,” ujar Restu.
Dalam pelaksanaan operasi SAR, tim menghadapi sejumlah kendala, di antaranya cuaca buruk, angin kencang, gelombang tinggi, serta keterbatasan sinyal komunikasi di lokasi pencarian. Kantor SAR Lampung memastikan upaya pencarian akan terus dilanjutkan secara maksimal dengan tetap mengedepankan keselamatan seluruh personel SAR gabungan yang terlibat di lapangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....