Hari Keempat Operasi SAR KM Arof, Satu Korban Berhasil Ditemukan
- 17 Jun 2026 19:49 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO..ID, Bandarlampung: Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban tenggelamnya Kapal Motor (KM) Arof yang mengalami kecelakaan di perairan Muara Kuala Penet, Kabupaten Lampung Timur. Korban bernama Suarna (45), anak buah kapal (ABK) asal Cirebon, Jawa Barat, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari keempat operasi pencarian, Rabu 17 Juni 2026.
Korban ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB di bibir Pantai Way Kambas pada koordinat 4°58'25.38" LS dan 105°55'40.98" BT atau sekitar lima mil laut dari lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung yang diwakili Komandan Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, mengatakan penemuan korban berawal dari laporan nelayan setempat yang melihat sesosok mayat terdampar di kawasan pantai tersebut.
“Menerima laporan tersebut, Tim SAR Gabungan segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan verifikasi. Setelah dipastikan identitasnya, korban kemudian dievakuasi menuju Puskesmas Labuhan Maringgai untuk proses penanganan lebih lanjut,” ujar Rezie.
Operasi pencarian hari keempat diawali dengan apel dan pembagian area pencarian menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Tim menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 milik Kantor SAR Lampung dan satu unit perahu nelayan untuk menyisir wilayah pencarian yang telah ditentukan.
Selain melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, tim juga memperluas area pencarian sesuai rencana operasi guna meningkatkan peluang menemukan korban yang masih hilang.
Namun, proses pencarian sempat menghadapi kendala akibat cuaca buruk. Angin kencang dan gelombang tinggi yang terjadi pada siang hari memaksa Tim SAR Gabungan menghentikan sementara operasi dan melakukan pemantauan dari Pos Polairud Lampung Timur hingga kondisi perairan kembali memungkinkan untuk dilakukan pencarian.
Hingga operasi hari keempat ditutup pada pukul 17.00 WIB, Tim SAR Gabungan telah menyisir area seluas sekitar 50 mil laut. Dari dua korban yang sebelumnya masih dinyatakan hilang, satu korban berhasil ditemukan meninggal dunia, sementara satu korban lainnya masih belum ditemukan.
Korban yang masih dalam pencarian adalah Tarno (50), nahkoda KM Arof asal Cirebon, Jawa Barat.
Sebelumnya, pada hari ketiga operasi SAR, Selasa (16/6), tim gabungan telah melakukan pencarian hingga radius sekitar 55 mil laut dengan melibatkan dua SRU. Upaya pencarian juga diperkuat melalui koordinasi dan penyebaran informasi kepada Vessel Traffic Service (VTS) Panjang dan VTS Merak. Meski demikian, pencarian saat itu belum membuahkan hasil.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos SAR Bakauheni, Polairud Polda Lampung, Polairud Lampung Timur, TNI AL Labuhan Maringgai, Bakamla, BPBD Lampung Timur, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), Puskesmas Labuhan Maringgai, keluarga korban, serta nelayan setempat.
Rezie menegaskan, pencarian terhadap korban yang masih hilang akan kembali dilanjutkan pada Kamis (18/6) mulai pukul 07.00 WIB.
“Pencarian terhadap korban yang masih hilang akan kembali dilanjutkan pada Kamis (18/6) mulai pukul 07.00 WIB dengan harapan korban segera dapat ditemukan,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....