POBSI Lampung Ungkap Kendala Pembinaan Menuju BK PON

  • 03 Jul 2026 20:31 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung — Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Lampung menyampaikan sejumlah kendala pembinaan atlet saat audiensi bersama KONI Lampung dalam rangka persiapan Babak Kualifikasi (BK) PON dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Sekretaris Umum POBSI Lampung, Harry Bangsawan, mengatakan saat ini pembinaan atlet biliar di Lampung masih belum berjalan maksimal karena sebagian besar atlet hanya berlatih di klub masing-masing.

“Kendala utama kami saat ini adalah pembinaan atlet yang belum terpusat. Selama ini pembinaan masih berjalan di klub-klub, karena keterbatasan anggaran,” kata Harry, kepada RRI, di KONI Lampung Jumat, 3 Juli 2026.

Selain itu, POBSI Lampung juga masih menghadapi keterbatasan sumber daya manusia, terutama pelatih dan wasit berlisensi nasional. Saat ini Lampung hanya memiliki satu pelatih bersertifikat nasional dan satu wasit bersertifikat.

Menurut Harry, kebutuhan tersebut menjadi penting karena setiap event nasional maupun internasional mensyaratkan perangkat pertandingan yang memiliki lisensi resmi.

Meski demikian, prestasi biliar Lampung dinilai cukup menjanjikan. Pada Kejuaraan Nasional 2025, Lampung berhasil menempati peringkat lima besar nasional di bawah Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Salah satu atlet andalan Lampung, juga berhasil meraih medali perak pada BK PON sebelumnya dan menjadi salah satu tolok ukur kekuatan biliar Lampung saat ini.

Di sisi organisasi, Harry menyebut POBSI Lampung kini telah terbentuk di 13 dari 15 kabupaten/kota. Namun masih terdapat persoalan kepengurusan di Kota Bandar Lampung yang saat ini tengah menjadi perhatian karena dinilai tidak sesuai dengan aturan organisasi.

Audiensi tersebut menjadi bagian dari pemetaan KONI Lampung untuk melihat kesiapan cabang olahraga menuju BK PON dan Porprov mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....