Atasi Anggaran Minim, KONI Lampung Gandeng Pihak Ketiga
- 27 Jul 2026 21:06 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, BANDAR LAMPUNG — Keterbatasan dan keterlambatan anggaran APBD tidak menyurutkan langkah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung untuk terus membina para atlet menuju target prestasi sepuluh besar nasional.
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, mengakui bahwa persoalan anggaran yang belum turun hingga saat ini menjadi kendala yang dihadapi hampir seluruh KONI se-Indonesia. Menurutnya, ketergantungan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kerap menemui tantangan karena prioritas pemerintah daerah yang mengedepankan sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.
"Kalaupun anggaran dari pemerintah daerah itu turun, tentu tetap tidak memadai untuk menampung seluruh 65 cabang olahraga (cabor). Namun, ini bukan berarti kita berpangku tangan," ujar Riagus. Senin (27/07/2028).
Di tengah situasi ini, KONI Lampung mengapresiasi sejumlah cabor yang dinilai mandiri dan berinovasi mencari pendanaan secara independen. Salah satu contohnya adalah cabor drum band yang mendapat dukungan binaan penuh dari pihak swasta, PT Gunung Madu Plantations, baik dari segi peralatan maupun pelatihan atlet di Tulang Bawang.
Sebagai langkah konkret dari pihak KONI, Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) saat ini tengah menyelesaikan penyusunan Buku Atlet Berprestasi. Buku ini dirancang sebagai instrumen resmi untuk menggaet kerja sama dengan pihak ketiga atau sponsor swasta.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat buku ini selesai disusun. Kita akan tawarkan profil atlet-atlet berprestasi ini kepada pihak ketiga agar cabang olahraga dan para atlet kita bisa terbantu secara finansial," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....