KONI Lampung Soroti Keamanan PKOR Pasca Penganiayaan Atlet
- 24 Jun 2026 12:23 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung mengecam keras dugaan penganiayaan yang dialami atlet tinju binaan Pertina Lampung, Ikhwan Azzahro, di kawasan PKOR Way Halim, Bandar Lampung.
Wakil Ketua II KONI Lampung, Riagus Ria, mengatakan peristiwa tersebut menjadi perhatian serius karena terjadi di lingkungan olahraga yang seharusnya aman dan nyaman bagi para atlet.
Menurut Riagus, insiden itu menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan di kawasan PKOR Way Halim agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Ini peristiwa yang sangat memprihatinkan. Atlet yang sedang dipersiapkan untuk meraih prestasi justru menjadi korban kekerasan di lingkungan yang seharusnya aman untuk berlatih,” ujar Riagus, Rabu, 24 Juni 2026.
Ia mengungkapkan, selama ini KONI Lampung juga menerima sejumlah keluhan dari atlet terkait kondisi lingkungan di kawasan PKOR, terutama aktivitas sejumlah warung yang masih beroperasi hingga larut malam dan menimbulkan keramaian.
Kondisi tersebut, kata dia, membuat sebagian atlet merasa kurang nyaman, termasuk atlet PPLP yang tinggal di sekitar kawasan olahraga tersebut.
Riagus menegaskan, peristiwa yang menimpa Ikhwan harus menjadi momentum bagi pemerintah dan pihak terkait untuk segera melakukan penataan kawasan PKOR agar fungsi utamanya sebagai pusat pembinaan olahraga dapat berjalan maksimal.
“Kawasan PKOR harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan kondusif bagi atlet untuk berlatih dan meningkatkan prestasi,” katanya.
KONI Lampung juga berharap aparat kepolisian dapat mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan tersebut serta menindak para pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sebelumnya, Ikhwan Azzahro, atlet binaan Pertina Lampung yang tengah dipersiapkan menghadapi PON Beladiri 2026 di Manado, diduga menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang pada Selasa pagi (23/6/2026).
Peristiwa ini menjadi perhatian dunia olahraga Lampung dan diharapkan menjadi titik awal perbaikan sistem keamanan di kawasan olahraga demi mendukung pembinaan atlet secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....