PTMSI Lampung Gelar Sertifikasi Pelatih, Targetkan Tambahan Emas di PON 2028
- 06 Jun 2026 18:17 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Lampung menggelar kegiatan Sertifikasi Pelatih Tingkat Provinsi di Pop Hotel Bandar Lampung, Sabtu, 6 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal PTMSI Lampung dalam meningkatkan kualitas pelatih demi mendukung pembinaan atlet menuju ajang nasional hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Wakil Ketua Umum II KONI Lampung, Riagus Ria, menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk keseriusan PTMSI Lampung dalam membangun prestasi olahraga tenis meja di daerah.
Menurutnya, peningkatan kompetensi pelatih menjadi bagian penting dalam upaya mengejar target peningkatan peringkat Lampung pada PON mendatang di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
“Ini kegiatan yang sangat positif dan produktif. Kami melihat ada kesungguhan dari PTMSI bukan hanya sekadar melaksanakan kegiatan, tetapi benar-benar mempersiapkan dan mencetak pelatih maupun atlet menuju event-event yang akan dihadapi,” ujar Riagus, kepada RRI.
Ia mengatakan, tenis meja menjadi salah satu cabang olahraga yang diharapkan mampu menyumbang medali untuk Lampung pada PON mendatang. Setelah sebelumnya meraih dua medali emas, KONI berharap capaian tersebut bisa meningkat dua kali lipat.
“Kami berharap bukan hanya dua medali emas seperti sebelumnya, tetapi bisa meningkat di PON mendatang. KONI tentu mendukung penuh upaya PTMSI dalam meningkatkan kualitas pembinaan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pengprov PTMSI Lampung, Juwita Hasan, menyampaikan apresiasi kepada KONI Lampung atas dukungan terhadap pelaksanaan sertifikasi pelatih tersebut.
Ia menyebut kegiatan itu merupakan program pertama yang digelar pada masa kepengurusannya sebagai upaya memberikan manfaat bagi perkembangan tenis meja di Provinsi Lampung.
“Kegiatan ini pertama kali kami adakan sejak kepengurusan kami di Pengprov PTMSI Lampung. Mungkin belum sempurna, tetapi kami berusaha memberikan wadah terbaik dengan mencetak pelatih-pelatih baru demi pembinaan prestasi yang lebih baik,” ujar Juwita.
Menurutnya, keberadaan pelatih bersertifikat nantinya akan sangat dibutuhkan dalam pembinaan atlet di kabupaten dan kota, termasuk menghadapi pelaksanaan PORPROV Lampung.
Ia berharap para pelatih yang mengikuti sertifikasi dapat fokus melakukan pembinaan usia dini hingga remaja agar tenis meja Lampung tidak hanya berkembang sebagai olahraga rekreasi, tetapi juga melahirkan prestasi berkelanjutan.
“Kami berharap pembinaan ini bisa langsung menyasar anak-anak usia dini sampai remaja agar tenis meja Lampung memiliki prestasi yang berkelanjutan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....