Lampung Student Olympics Karate Jaring Atlet Berprestasi Sejak Dini

  • 31 Jul 2026 18:23 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, Bandarlampung – Sebanyak 1.759 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung mengikuti cabang olahraga karate dalam ajang Lampung Student Olympics (LSO) 2026 yang berlangsung di GOR Siger, Way Halim, Bandar Lampung, Jumat, 31 Juli 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaring bibit atlet sekaligus membentuk karakter generasi muda.

Mewakili Gubernur Lampung, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Lukman Pura, mengatakan Lampung Student Olympics merupakan agenda positif dalam membangun sumber daya manusia sejak usia dini melalui olahraga.

Menurutnya, karate tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter yang tangguh, jujur, berani, disiplin, serta mampu menghargai kemenangan maupun menerima kekalahan dengan sportif.

"Melalui kegiatan seperti ini kita berharap lahir sumber daya manusia yang kuat, tahan terhadap tekanan, memiliki kepribadian baik, dan kelak menjadi calon-calon pemimpin," ujarnya.

Lukman juga berharap Pemerintah Provinsi Lampung terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan LSO, baik dari sisi pembiayaan, penyediaan venue, maupun fasilitas pendukung lainnya agar kegiatan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Lampung Student Olympics 2026, Intan Nyimas, menjelaskan program LSO baru memasuki tahun kedua sejak diluncurkan pada 2025. Program tersebut diharapkan menjadi agenda tahunan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung sebagai wadah regenerasi pelajar berprestasi di bidang olahraga dan seni.

LSO 2026 mempertandingkan 14 cabang lomba. Intan mengungkapkan, sebanyak 13 cabang mengalami peningkatan jumlah peserta dibandingkan tahun lalu. Namun, cabang karate mengalami penurunan dari sekitar 2.700 peserta pada 2025 menjadi 1.759 peserta tahun ini.

Menurutnya, penurunan tersebut dipengaruhi pelaksanaan Kejuaraan Nasional Karate yang juga digelar di Lampung, sehingga banyak pelatih lebih memprioritaskan keikutsertaan atletnya pada ajang nasional.

Meski demikian, Intan menegaskan kualitas pembinaan melalui LSO tetap terbukti. Ia menyebut para juara karate LSO tahun lalu berhasil meraih prestasi pada tingkat nasional, bahkan salah satunya menyabet gelar Best of the Best.

"Kami berharap apa pun situasinya tidak menyurutkan semangat para pelajar untuk berprestasi. LSO sudah menjadi program pembinaan yang nyata dan telah menghasilkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional," katanya.

Pembukaan cabang karate LSO 2026 turut dihadiri Anggota Bidang Pembinaan Prestasi KONI Lampung Ahmad Abas dan Imam Syafei, bersama unsur Forki dan para tamu undangan lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....