SIM Lampung Bidik Juara ASEAN Tenis Meja Klub

  • 04 Jun 2026 22:57 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID, BandarLampung — Klub tenis meja SIM Sports Lampung terus mematangkan persiapan menghadapi ajang STIGA ASEAN Table Tennis Club Championship yang akan berlangsung di Jawa Barat pada 11–13 Juni 2026.

Persiapan dilakukan melalui pemusatan latihan di Gedung SIM Kayu Manis, Bandar Lampung.

Kepala Pelatih SIM Sports Lampung sekaligus Kabid Binpres PTMSI Lampung, Akh Dahlan Haruri mengatakan, kejuaraan tersebut akan diikuti sejumlah negara Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, dan Indonesia dengan diperkuat pemain-pemain nasional masing-masing negara.

“Nomor yang kita ikuti umum beregu dan beregu campuran. Fokus latihan saat ini lebih kepada strategi permainan, termasuk penempatan pemain untuk tunggal, ganda, maupun mixed double,” ujar Akh Dahlan kepada RRI, saat ditemui di sela latihan. Kamis, 4 Juni 2026.

Menurutnya, SIM Lampung menurunkan sejumlah atlet andalan seperti Rafanael Nikola Niman, Arfan Seina, Braydon Juvensim Susilo, dan Luky Purkani.

Selain itu, dua atlet putri juga tengah menjalani latihan di Jakarta sebagai bagian dari persiapan menghadapi kejuaraan internasional tersebut.

Ia menilai peluang SIM Lampung cukup besar karena diperkuat atlet-atlet peraih medali emas PON. Namun demikian, persaingan dipastikan ketat mengingat sejumlah negara juga menurunkan pemain nasional terbaik mereka.

“Thailand, Malaysia, Vietnam sampai Filipina membawa tim kuat. Bahkan ada yang menggunakan pemain asing. Tapi kita optimistis karena kekuatan putra dan putri kita cukup merata,” katanya.

Selain menghadapi kejuaraan ASEAN, SIM Lampung juga mulai menargetkan Kejuaraan Nasional yang rencananya digelar di Lampung.

Sementara itu, Bidang Binpres Pengprov PTMSI Lampung, Wayan Sudarsono menyampaikan, kepengurusan baru Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Lampung juga tengah menyiapkan program peningkatan kualitas pelatih daerah.

Pada 6 Juni mendatang, PTMSI Lampung akan menggelar penataran pelatih daerah dengan menghadirkan pelatih asal Cina, Meng Xiaoxu. Hingga kini, peserta yang mendaftar tercatat sekitar 26 orang dan ditargetkan mencapai 30 peserta.

“Ini pertama kali di Lampung ada penataran pelatih tenis meja langsung menghadirkan pelatih dari Cina. Beliau juga yang sebelumnya melatih tim SIM saat menjalani latihan di Cina,” ujar Wayan.

Ia berharap program tersebut dapat meningkatkan kualitas pembinaan atlet tenis meja Lampung ke depan.

Dalam kegiatan persiapan tim SIM Lampung itu turut dilakukan monitoring oleh Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi, Suhaimi dan anggota binpres imam syafei.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....