Pandap, Kuliner Khas Lampung yang Mulai Langka
- 28 Agt 2026 21:38 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID,BANDAR LAMPUNG – Lampung tidak hanya dikenal dengan kekayaan alam dan budayanya, tetapi juga memiliki beragam kuliner tradisional yang sarat akan cita rasa dan nilai budaya. Salah satunya adalah pandap, makanan khas Lampung yang kini semakin jarang ditemukan.
Pandap merupakan kuliner tradisional yang umumnya dibuatdaun talas muda,ikan fillet, kemudian dibumbui dengan rempah-rempah khas dan dimasak dengan cara dibungkus menggunakan daun. Proses memasaknya membutuhkan waktu cukup lama hingga 6 jam agar bumbu meresap sempurna dan menghasilkan cita rasa yang khas.
Keunikan pandap tidak hanya terletak pada rasanya, tetapi juga pada proses pengolahannya. Berbagai bumbu seperti cabai, bawang, kunyit, lengkuas dan rempah lainnya diolah hingga menghasilkan aroma yang menggugah selera. Ikan yang telah dibumbui kemudian dibungkus dan dimasak hingga teksturnya menjadi lembut.
Bagi masyarakat Lampung, pandap bukan sekadar makanan. Kuliner ini menjadi bagian dari warisan pengetahuan kuliner yang diwariskan secara turun-temurun. Dahulu, pandap lebih mudah dijumpai dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam berbagai kegiatan keluarga maupun acara adat.
Namun, seiring perkembangan zaman, keberadaan pandap semakin sulit ditemukan. Tidak banyak generasi muda yang mengenal maupun membuat makanan tradisional ini. Proses pembuatannya yang relatif lama juga menjadi salah satu tantangan untuk mempertahankan eksistensinya di tengah maraknya makanan modern dan kuliner praktis.
Karena itu, pelestarian pandap membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Keluarga dapat mengenalkan cara memasak pandap kepada anak-anak, sementara pelaku UMKM dapat mengembangkan penyajiannya agar lebih menarik tanpa menghilangkan cita rasa dan karakter tradisionalnya.
Pandap juga memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai bagian dari wisata kuliner Lampung. Dengan promosi yang tepat, makanan tradisional yang mulai langka ini dapat kembali dikenal, tidak hanya oleh masyarakat Lampung tetapi juga wisatawan dari luar daerah.
Melestarikan pandap berarti menjaga salah satu bagian dari identitas kuliner Lampung. Di tengah derasnya perkembangan kuliner modern, keberadaan makanan tradisional seperti pandap menjadi pengingat bahwa kekayaan budaya juga hadir melalui cita rasa yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Pandap boleh langka, tetapi jangan sampai hilang. Mengenalkan, memasak, menikmati, dan mempromosikan kuliner tradisional merupakan langkah sederhana untuk menjaga warisan kuliner Lampung tetap hidup.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....