3 Fase yang Dialami Tubuh saat Mengurangi Konsumsi Gula
- 07 Sep 2026 20:32 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Mengurangi konsumsi gula bukan berarti tubuh harus sepenuhnya menghindari semua jenis makanan yang mengandung gula. Namun, membatasi gula tambahan, terutama dari minuman manis dan makanan ultra-proses, dapat menjadi bagian dari pola makan yang lebih sehat.
Saat seseorang mulai mengurangi asupan gula tambahan, tubuh dapat mengalami sejumlah perubahan. Prosesnya tidak selalu sama pada setiap orang, tetapi secara umum dapat digambarkan dalam tiga fase.
Fase pertama, penyesuaian. Pada tahap awal, seseorang yang terbiasa mengonsumsi makanan atau minuman manis mungkin merasa lebih ingin mengonsumsi gula. Perubahan pola makan juga dapat membuat tubuh dan kebiasaan makan membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
Fase kedua, pola makan mulai berubah. Setelah terbiasa mengurangi makanan dan minuman manis, seseorang dapat mulai lebih mudah mengontrol asupan gula. Memilih air putih dibandingkan minuman berpemanis serta mengonsumsi makanan utuh seperti sayuran, buah, protein, dan biji-bijian dapat membantu membangun pola makan yang lebih seimbang.
Fase ketiga, membangun kebiasaan jangka panjang. Pada tahap ini, pembatasan gula tidak lagi sekadar dilakukan sebagai diet sementara, tetapi menjadi bagian dari pola makan sehari-hari. Konsumsi gula tetap dapat berasal dari sumber alami seperti buah dan susu, sementara gula tambahan perlu dibatasi.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), asupan free sugars sebaiknya dibatasi hingga kurang dari 10 persen dari total energi harian, dan pengurangan hingga di bawah 5 persen dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan.
Karena itu, mengurangi gula sebaiknya dilakukan secara bertahap dan tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi tubuh. Bukan sekadar menghilangkan rasa manis, tetapi membangun pola makan yang lebih seimbang dan dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....