Chia Seeds, Si Kecil Kaya Serat yang Baik untuk Pencernaan
- 24 Agt 2026 14:43 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung : Chia seeds atau biji chia semakin populer sebagai salah satu bahan makanan yang banyak dipilih masyarakat yang ingin menjalani pola hidup sehat. Meski ukurannya sangat kecil, biji yang berasal dari tanaman Salvia hispanica ini mengandung sejumlah nutrisi penting, terutama serat.
Dalam sekitar 28 gram atau dua sendok makan chia seeds, terdapat sekitar 11 gram serat, disertai protein, lemak tak jenuh, kalsium, fosfor, serta sejumlah mineral lainnya. Kandungan tersebut membuat chia seeds menjadi salah satu makanan nabati yang padat nutrisi. Salah satu keunggulan utama chia seeds adalah kandungan seratnya. Serat berperan penting dalam menjaga fungsi sistem pencernaan, termasuk membantu memperlancar buang air besar dan mencegah sembelit.
Ketika terkena cairan, chia seeds dapat menyerap air dan membentuk lapisan seperti gel. Kandungan serat tersebut dapat membantu melunakkan serta menambah volume tinja sehingga lebih mudah melewati saluran pencernaan. Serat juga menjadi bagian penting dari pola makan yang mendukung kesehatan usus. Berbagai jenis serat dapat difermentasi oleh bakteri di usus dan berperan sebagai sumber makanan bagi mikrobiota usus. Karena itu, mengonsumsi beragam makanan kaya serat, termasuk biji-bijian, buah, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian, dianjurkan untuk mendapatkan manfaat yang lebih luas.
Selain serat, chia seeds mengandung asam lemak omega-3 jenis alpha-linolenic acid (ALA), protein, dan antioksidan. Kombinasi nutrisi tersebut membuat chia seeds tidak hanya menarik untuk kesehatan pencernaan, tetapi juga sebagai bagian dari pola makan bergizi secara keseluruhan.
Meski kerap disebut sebagai “superfood”, chia seeds bukan makanan ajaib yang dapat menggantikan pola makan sehat. Manfaatnya akan lebih optimal jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang beragam dan seimbang. Chia seeds memiliki rasa yang relatif ringan sehingga mudah dicampurkan ke berbagai makanan. Biji ini dapat ditambahkan ke oatmeal, yogurt, smoothie, salad, atau dibuat menjadi chia pudding.
Namun, karena chia seeds dapat menyerap banyak cairan dan mengembang, sebaiknya tidak dikonsumsi dalam keadaan kering begitu saja. Menambahkannya ke makanan yang mengandung cairan atau merendamnya terlebih dahulu dapat menjadi pilihan yang lebih aman. Harvard juga menyarankan kehati-hatian bagi orang yang mengalami kesulitan menelan. Popularitas chia seeds bukan tanpa alasan. Kandungan serat yang tinggi menjadikannya pilihan praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan serat harian. Harvard T.H. Chan School of Public Health menyebut kebutuhan serat orang dewasa umumnya berada pada kisaran 25–35 gram per hari, meskipun kebutuhan setiap orang dapat berbeda.
Dengan porsi yang sesuai dan dikombinasikan dengan makanan bergizi lainnya, chia seeds dapat menjadi tambahan sederhana dalam menu sehari-hari. Bukan sekadar tren makanan sehat, biji kecil ini dapat menjadi salah satu cara praktis untuk menambah asupan serat sekaligus mendukung kesehatan pencernaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....