Nyeri Pergelangan Tangan saat Beraktivitas, Waspadai De Quervain
- 15 Agt 2026 10:15 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Nyeri pada pergelangan tangan sering dianggap sebagai keluhan biasa akibat aktivitas berat atau cedera ringan. Namun, jika rasa sakit muncul saat melakukan aktivitas sederhana seperti membuka tutup botol, mengulek, atau mengangkat sendok, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Aditya Surya Pratama, menjelaskan, keluhan itu bisa menjadi tanda De Quervain Tenosynovitis. Melalui akun instagram resmi @adityaspratama, ia menyampaikan bahwa fenomena De Quervain adalah peradangan pada selubung tendon di sisi pergelangan tangan, tepatnya di bawah pangkal ibu jari.
Menurutnya, tendon tersebut berfungsi membantu menggerakkan ibu jari. Penggunaan berulang dengan tekanan cukup besar dapat membuat selubung tendon mengalami iritasi dan pembengkakan hingga menimbulkan nyeri.
“Kalau digunakan berulang kali dengan tekanan yang besar, selubung tendon ini mengalami iritasi, bengkak, lalu menimbulkan rasa nyeri,” kata dr. Aditya.
Ia menegaskan, De Quervain Tenosynovitis bukan disebabkan oleh asam urat, kolesterol, maupun rematik. Kondisi ini lebih berkaitan dengan aktivitas mekanis pergelangan tangan yang dilakukan secara berulang.
Keluhan tersebut juga kerap disalahartikan sebagai nyeri biasa. Akibatnya, sebagian orang memilih melakukan penanganan sendiri, seperti mengoleskan minyak, menggunakan koyo, atau memijat bagian yang terasa sakit.
Padahal, pijatan terlalu kuat justru berisiko memperburuk peradangan pada tendon. Jika dibiarkan, jaringan di sekitar tendon dapat menebal sehingga ruang gerak tendon semakin sempit.
Kondisi yang tidak ditangani dengan tepat dapat membuat nyeri semakin berat, terutama ketika ibu jari digerakkan. Selain itu, ibu jari dapat menjadi kaku dan kekuatan genggaman menurun.
Pada kasus yang sudah berat atau berlangsung lama, pengobatan tanpa operasi terkadang tidak lagi efektif. Pasien bahkan dapat membutuhkan tindakan operasi kecil. Karena itu, masyarakat disarankan tidak menunda pemeriksaan apabila nyeri pergelangan tangan berlangsung selama beberapa hari, minggu, hingga berbulan-bulan dan semakin berat.
Terlebih jika nyeri mulai mengganggu aktivitas atau membuat jari sulit digerakkan. Pemeriksaan ke fasilitas kesehatan diperlukan untuk memastikan penyebab dan mendapatkan penanganan yang sesuai. Penanganan lebih awal dinilai dapat meningkatkan peluang pemulihan tanpa harus menjalani tindakan operasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....