Sering Terbangun Dini Hari, Waspadai Gangguan Fungsi Hati
- 07 Jun 2026 07:48 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung – Kebiasaan terbangun tiba-tiba pada pukul 2 atau 3 pagi ternyata tidak selalu disebabkan oleh stres atau gangguan tidur biasa. Kondisi tersebut disebut bisa menjadi tanda adanya gangguan fungsi hati dalam tubuh.
Dokter sekaligus edukator kesehatan, dr. Adam Prabata, menjelaskan hal tersebut melalui unggahan di akun X pribadinya @AdamPrabata. Menurutnya, fungsi hati memiliki peran penting dalam menjaga kadar gula darah tetap stabil saat tubuh sedang tidur.
“Terbangun malam hari tiba-tiba pada jam 2–3 pagi adalah tanda hati sudah tidak bisa melepaskan glukosa ke darah dengan stabil saat malam hari,” tulis dr. Adam.
Ia menjelaskan, selama tidur tubuh tidak menerima asupan makanan selama enam hingga 12 jam. Dalam kondisi normal, hati akan mengubah cadangan glikogen menjadi glukosa untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil sepanjang malam.
Namun ketika fungsi hati terganggu, proses tersebut tidak berjalan optimal sehingga kadar gula darah dapat turun secara mendadak. Kondisi itu kemudian memicu otak menganggap tubuh sedang dalam keadaan darurat.
Akibatnya, tubuh akan melepaskan hormon adrenalin untuk membantu menaikkan kadar gula darah kembali. Respons inilah yang dapat membuat seseorang mendadak terbangun dengan kondisi jantung berdebar atau merasa gelisah.
“Sehingga kita terbangun tiba-tiba dengan jantung berdegup atau gelisah, biasanya tepat jam 2–3 pagi,” lanjutnya.
Meski demikian, dr. Adam menegaskan bahwa gangguan fungsi hati bukan satu-satunya penyebab seseorang sering terbangun di malam hari. Ada beberapa faktor lain yang juga dapat memicu kondisi tersebut, seperti stres, sleep apnea, hingga GERD.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan gangguan tidur yang terjadi berulang. Jika kondisi terus berlangsung dan disertai keluhan lain, pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan untuk mengetahui penyebab pastinya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....