Zinc dan Vitamin Anak, Takaran Tepat Lebih Bermanfaat
- 10 Mei 2026 23:08 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandarlampung - Banyak orang tua merasa bingung saat membaca kandungan suplemen anak, terutama ketika angka kecukupan gizi seperti zinc dan vitamin C tidak mencapai 100 persen. Padahal, kondisi tersebut bukan berarti kualitas suplemen kurang baik.
Dokter spesialis anak, Lucky Yogasatria menjelaskan bahwa kandungan vitamin dan mineral dalam suplemen anak memang disusun sesuai kebutuhan tubuh, bukan dibuat setinggi mungkin. Melalui akun instagram resminya @dr.lucky.sp.a, ia menjelaskan formula suplemen anak tidak hanya mempertimbangkan angka kecukupan gizi, tetapi juga keamanan penggunaan dalam jangka panjang.
Menurutnya, kandungan yang terlalu tinggi justru berisiko memicu efek samping pada anak. Ia mencontohkan zinc yang memang penting untuk daya tahan tubuh dan tumbuh kembang anak. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, zinc dapat menyebabkan mual, muntah, nyeri perut hingga penurunan nafsu makan.
Bahkan, dalam penggunaan jangka panjang, kadar zinc yang terlalu tinggi bisa mengganggu penyerapan mineral lain seperti tembaga dan berdampak pada fungsi imun tubuh. Hal serupa juga berlaku pada vitamin C. Kandungan vitamin C yang terlalu tinggi dalam suplemen dapat memicu gangguan pencernaan seperti diare, kembung, mual hingga kram perut pada anak.
dr. Lucky menegaskan bahwa suplemen anak sejatinya berfungsi sebagai pelengkap nutrisi, bukan pengganti makanan utama. Oleh karena itu, kebutuhan gizi anak tetap harus dipenuhi melalui pola makan seimbang setiap hari.
Ia mengimbau para orang tua agar tidak terpaku pada angka persentase semata saat memilih suplemen anak. Menurutnya, hal yang lebih penting adalah memastikan produk digunakan sesuai kebutuhan dan anjuran tenaga kesehatan. Dengan pemahaman yang tepat, orang tua diharapkan lebih bijak dalam memilih suplemen demi mendukung tumbuh kembang anak secara aman dan optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....