Melindungi Buah Hati sejak Dini Dengan Imunisasi
- 23 Apr 2026 07:59 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID Bandar Lampung - Imunisasi adalah pemberian vaksin yang berfungsi untuk merangsang sistem kekebalan tubuh bayi agar mampu melawan penyakit-penyakit berbahaya. Vaksin ini mengandung kuman atau racun yang sudah dilemahkan atau dimatikan, sehingga aman diberikan. Ketika masuk ke dalam tubuh, tubuh akan belajar mengenali musuh tersebut dan membuat antibodi khusus. Jika kelak bayi terpapar penyakit aslinya, tubuh sudah siap bertahan dan penyakit tidak menjadi parah.
Dikutip dari laman Kemenkes.go.id, data Kemenkes menunjukan Cakupan imunisasi Bayi dan Baduta Lengkap di Indonesia hingga 2025 masih belum merata dan banyak daerah belum mencapai target nasional. Cakupan imunisasi anak sekolah hingga 2025 masih belum merata, cakupan masih ada < 88%. Anak dengan zero dose DPT-HB-Hib masih ditemukan di seluruh daerah dan di tahun 2025 sebanyak 991,022, naik dari tahun 2024.
Manfaat Imunisasi Bagi Bayi :
1. Mencegah penyakit mematikan, melindungi bayi dan penyakit yang bisa menyebabkan kematian, kecacatan, atau gangguan permanen, seperti Polio, Tetanus, Campak, Hepattitis B, hingga Tuberculosis (TBC).
2. Membantu kekebalan tubuh, membantu sistem imun bayi menjadi lebih kuat sebelum mereka terpapar lingkungan luar yang penuh kuman.
3. Melindungi lingkungan sekitar, semakin banya bayi yang diimunisasi, semakin sulit penyakit tersebut menular, sehingga tercipta kekebalan kelompok (herd immunity) yang melindungi mereka yang belum bisa atau belum boleh vaksin.
4. Efisiensi biaya, mencegah penyakit jauh lebih murah dan mudah daripada mengobatinya setelah sakit.
Banyak orang tua yang ragu karena mendengar mitos bahwa imunisasi berbahaya, menyebabkan demam tinggi, atau autisme. Faktanya, reaksi demam ringan atau kemerahan di bekas suntikan adalah tanda normal bahwa tubuh sedang bekerja membentuk kekebalan. Manfaat imunisasi jauh lebih besar daripada risikonya, dan keamanannya telah diuji secara klinis oleh para ahli medis.
Imunisasi adalah hak setiap anak dan tanggungjawab orang tua. Jangan biarkan buah hati rentan terserang penyakit yang sebenarnya bisa dicegah. Pastikan anda membawa bayi ke puskesmas, posyandu, atau dokter sesuai jadwal yang telah ditentukan agar tumbuh kembangnya optimal dan sepanjang hayat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....