Mengatasi Anak GTM agar Berat Badan Cepat Naik
- 09 Mar 2026 12:29 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Masalah Gerakan Tutup Mulut atau GTM pada anak sering membuat orang tua khawatir. Kondisi ini terjadi ketika anak menolak makan atau hanya mengonsumsi makanan dalam jumlah sangat sedikit, sehingga berat badan sulit bertambah. Jika berlangsung lama, GTM dapat memengaruhi tumbuh kembang anak dan berisiko menyebabkan gangguan gizi seperti Malnutrisi.
Pada umumnya, GTM sering dialami balita karena berbagai faktor, mulai dari kebosanan terhadap menu makanan, fase perkembangan, hingga kondisi kesehatan tertentu. Oleh karena itu, orang tua perlu mengetahui cara yang tepat untuk mengatasinya agar kebutuhan gizi anak tetap terpenuhi.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah membuat variasi menu makanan. Anak cenderung lebih tertarik pada makanan yang memiliki warna dan bentuk menarik. Orang tua dapat menyajikan nasi yang dibentuk karakter, sayuran berwarna cerah, atau lauk yang dipotong kecil agar mudah dimakan.
Selain itu, penting untuk mengatur jadwal makan yang teratur setiap hari. Anak sebaiknya memiliki tiga kali waktu makan utama dan dua kali camilan sehat di antara waktu makan. Jadwal yang konsisten membantu tubuh anak mengenali waktu lapar sehingga nafsu makan dapat meningkat.
Cara lain yang juga efektif adalah meningkatkan kepadatan kalori pada makanan anak. Jika porsi makan anak sedikit, orang tua dapat menambahkan bahan makanan yang kaya energi seperti telur, keju, alpukat, santan, atau mentega. Dengan cara ini, anak tetap mendapatkan asupan kalori yang cukup untuk membantu menaikkan berat badan.
Orang tua juga disarankan untuk tidak memaksa anak makan. Tekanan saat makan justru dapat membuat anak semakin menolak makanan. Sebaliknya, ciptakan suasana makan yang santai dan menyenangkan, misalnya dengan makan bersama keluarga agar anak merasa lebih nyaman.
Jika GTM terjadi dalam waktu lama dan berat badan anak tidak kunjung naik, orang tua sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan tidak ada masalah kesehatan lain yang memengaruhi nafsu makan anak, seperti gangguan pencernaan atau infeksi tertentu.
Dengan pendekatan yang tepat, kesabaran, serta variasi makanan yang menarik, anak yang mengalami GTM umumnya dapat kembali memiliki nafsu makan yang baik. Upaya ini penting dilakukan agar pertumbuhan anak tetap optimal dan terhindar dari risiko gangguan gizi seperti Stunting di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....