Kasus Diabetes pada Remaja Meningkat, Kenali Penyebab dan Cara Penanganannya

  • 05 Mar 2026 14:02 WIB
  •  Bandar Lampung

RRI.CO.ID Bandar Lampung - Kasus penyakit diabetes kini tidak hanya dialami oleh orang dewasa atau lanjut usia. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah remaja yang terdiagnosis diabetes juga menunjukkan peningkatan. Kondisi ini menjadi perhatian para tenaga kesehatan karena diabetes dapat menimbulkan berbagai komplikasi jika tidak ditangani dengan baik sejak dini.

Diabetes merupakan penyakit kronis yang terjadi ketika kadar gula dalam darah terlalu tinggi. Pada remaja, kondisi ini sering dikaitkan dengan pola hidup yang kurang sehat, seperti konsumsi makanan tinggi gula, kurangnya aktivitas fisik, serta kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji.

Dilansir dari laman Kementrian Kesehatan RI.com, ancaman Diabetes pada generasi muda bukan hanya sekadar angka statistik Konsekuensinya jauh lebih mendalam dan merusak. Ketika Diabetes menyerang di usia muda, artinya tubuh akan terpapar kadar gula darah tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Paparan kronis ini mempercepat timbulnya komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal dan kebutaan. Apabila mengalami luka akan menjadi borok (gangren) hingga amputasi.

Bayangkan seorang individu yang baru menginjak usia produktif sudah harus berjuang melawan komplikasi yang melemahkan ini. Produktivitas menurun, kualitas hidup tergerus, beban ekonomi keluarga meningkat dan kondisi kesehatan menurun drastis.

Selain itu, dampak psikologis dan sosial juga tidak bisa diabaikan. Diagnosis Diabetes di usia muda sering kali membawa stigma, kecemasan, dan depresi. Keterbatasan diet, keharusan memonitor gula darah secara rutin, dan potensi komplikasi dapat memengaruhi kepercayaan diri, interaksi sosial, dan bahkan pilihan karier. Generasi muda yang seharusnya berada pada puncak kreativitas dan produktivitas, terpaksa menghadapi masalah kesehatan yang kompleks dan membatasi aktivtas. Menghadapi ancaman ini, peran berbagai pihak sangat penting.

Penanganan diabetes pada remaja umumnya dilakukan melalui beberapa langkah. Pertama, menerapkan pola makan sehat dengan mengurangi konsumsi gula, makanan olahan, dan minuman manis. Sebaliknya, remaja dianjurkan untuk lebih banyak mengonsumsi sayur, buah, serta makanan yang kaya serat.

Kedua, meningkatkan aktivitas fisik secara rutin seperti berolahraga minimal 30 menit setiap hari. Aktivitas fisik membantu tubuh menggunakan gula dalam darah sebagai sumber energi sehingga kadar gula dapat lebih terkontrol.

Ketiga, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk memantau kadar gula darah. Dalam beberapa kasus, dokter juga dapat memberikan obat atau terapi insulin sesuai dengan kondisi pasien.

Dengan menerapkan pola hidup sehat dan melakukan penanganan yang tepat, diabetes pada remaja dapat dikendalikan sehingga mereka tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari secara normal. Oleh karena itu, peran keluarga, sekolah, dan lingkungan sangat penting dalam membantu remaja menjaga kesehatan sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....