Mengenal Penyakit Gondongan Bagi Orang Dewasa dan Cara Mengobatinya
- 24 Feb 2026 09:52 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, Bandar Lampung - Penyakit gondongan adalah infeksi virus yang menyebabkan pembengkakan pada kelenjar ludah, terutama kelenjar parotis yang berada di bawah dan di depan telinga. Dalam istilah medis, gondongan dikenal sebagai mumps dan disebabkan oleh virus dari keluarga Paramyxovirus. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak, tetapi orang dewasa juga dapat terinfeksi, terutama jika belum mendapatkan vaksinasi.
Gondongan mudah menular melalui percikan air liur saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Virus juga dapat menyebar melalui penggunaan alat makan atau minum secara bersama-sama. Masa inkubasi penyakit ini biasanya berlangsung sekitar 16–18 hari setelah terpapar virus. Gejala awal yang sering muncul antara lain demam, sakit kepala, nyeri otot, lemas, hilang nafsu makan, dan nyeri saat mengunyah atau menelan. Setelah itu, muncul pembengkakan di salah satu atau kedua sisi pipi yang membuat wajah tampak membesar.
| Baca juga: Waktu Terbaik Olahraga untuk Jaga Gula Darah |
Dirilis dari kementriankesehatan.com, istilah “paling ampuh” kerap keliru dipahami sebagai penggunaan antibiotik. Padahal, pada gondongan yang disebabkan oleh virus, antibiotik tidak efektif karena obat tersebut hanya bekerja melawan infeksi bakteri. Sejumlah rumah sakit terkemuka menegaskan bahwa penanganan utama gondongan berfokus pada perawatan suportif, yakni istirahat yang cukup, asupan cairan yang memadai, serta pemberian obat untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri.
Antibiotik baru dipertimbangkan apabila terjadi parotitis akibat bakteri (sialadenitis supuratif), yaitu kondisi berbeda yang biasanya ditandai dengan nyeri hebat, pembengkakan disertai nanah, dan memerlukan pemeriksaan dokter. Dalam situasi tersebut, pengobatan diarahkan untuk mengatasi infeksi bakteri dan umumnya melibatkan pemberian antibiotik, bahkan pada kasus tertentu membutuhkan perawatan di rumah sakit.
Yang perlu diwaspadai, gondongan pada orang dewasa memiliki risiko komplikasi lebih tinggi. Pada pria, dapat terjadi peradangan pada testis (orkitis) yang menyebabkan nyeri dan pembengkakan. Pada wanita, bisa terjadi peradangan ovarium. Selain itu, komplikasi lain yang jarang namun serius meliputi radang pankreas dan radang selaput otak (meningitis). Meski jarang menyebabkan kemandulan, kondisi ini tetap memerlukan perhatian medis.
Hingga kini belum ada obat khusus untuk menyembuhkan infeksi virus gondongan. Pengobatan difokuskan pada meredakan gejala, seperti istirahat cukup, konsumsi cairan yang banyak, makan makanan lunak, serta penggunaan obat penurun demam dan pereda nyeri sesuai anjuran dokter. Kompres hangat atau dingin pada area yang bengkak juga dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman.
Pencegahan terbaik adalah melalui vaksinasi MMR (Measles, Mumps, Rubella). Orang dewasa yang belum pernah divaksin atau tidak yakin dengan status imunisasinya disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan vaksin. Selain itu, menjaga kebersihan diri dan menghindari kontak dekat dengan penderita dapat membantu mencegah penularan.
Dengan pemahaman yang tepat, gondongan pada orang dewasa dapat dikenali sejak dini dan ditangani secara optimal sehingga risiko komplikasi dapat diminimalkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....