Jalan Kaki Olahraga yang Aman untuk Penderita Jantung
- 12 Jun 2026 15:27 WIB
- Bandar Lampung
RRI.CO.ID, BANDAR LAMPUNG : Penderita penyakit jantung tetap dianjurkan untuk berolahraga secara teratur. Namun, jenis dan intensitas olahraga harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. Para ahli jantung menegaskan bahwa aktivitas fisik yang tepat justru dapat membantu memperkuat fungsi jantung, meningkatkan kualitas hidup, serta menurunkan risiko komplikasi kardiovaskular.
Berdasarkan rekomendasi dari American Heart Association, aktivitas aerobik intensitas sedang menjadi pilihan yang paling aman bagi sebagian besar penderita penyakit jantung. Aktivitas ini membantu meningkatkan kemampuan jantung memompa darah tanpa memberikan beban berlebihan pada organ tersebut.
Jalan Kaki Merupakan Olahraga yang Paling DIrekomendasikan
Jalan kaki cepat (brisk walking) merupakan olahraga yang paling sering direkomendasikan oleh dokter jantung. Aktivitas ini tergolong aman, mudah dilakukan, dan tidak memerlukan peralatan khusus. Penelitian menunjukkan bahwa jalan kaki secara rutin dapat membantu menurunkan tekanan darah, memperbaiki kadar kolesterol, meningkatkan kebugaran jantung, serta mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Para ahli menyarankan penderita jantung untuk memulai dengan durasi pendek, misalnya 10–15 menit per hari, kemudian meningkatkan waktu latihan secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.
Bersepeda dan Berenang Juga Aman
Selain berjalan kaki, bersepeda santai dan berenang termasuk olahraga yang relatif aman bagi banyak penderita jantung. Kedua aktivitas tersebut melatih sistem kardiovaskular melalui gerakan ritmis yang berkesinambungan sehingga membantu meningkatkan daya tahan jantung dan paru-paru.
Berenang memiliki keunggulan tambahan karena memberikan tekanan yang lebih rendah pada persendian. Sementara itu, bersepeda dengan intensitas ringan hingga sedang dapat menjadi alternatif bagi pasien yang ingin meningkatkan kebugaran tanpa memberikan beban berlebih pada tubuh.
Yoga dan Latihan Peregangan Bermanfaat untuk Kebugaran
Latihan yoga ringan, peregangan, serta latihan keseimbangan juga dapat menjadi pilihan yang baik. Aktivitas ini membantu meningkatkan fleksibilitas tubuh, mengurangi stres, dan mendukung kesehatan mental yang berperan penting dalam pengelolaan penyakit jantung.
Menurut pedoman ilmiah dari American Heart Association, orang dewasa, termasuk mereka yang memiliki penyakit jantung dan telah mendapatkan izin dokter, dianjurkan melakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu atau sekitar 30 menit per hari selama lima hari dalam seminggu. Program latihan sebaiknya dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi medis masing-masing pasien.
Meski olahraga bermanfaat, penderita jantung tidak dianjurkan memulai program latihan tanpa konsultasi medis terlebih dahulu. Dokter dapat menentukan batas aman aktivitas berdasarkan jenis penyakit jantung, riwayat serangan jantung, fungsi jantung, serta obat-obatan yang sedang dikonsumsi. Dalam beberapa kasus, pasien mungkin memerlukan program rehabilitasi jantung sebelum menjalani olahraga secara mandiri
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....